Beransur, Jakarta, 15 April 2026 – Sosok Imam Basori, Ketua RT 07 RW 11, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tengah menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Setelah sebelumnya sempat viral karena membangun gerbang otomatis canggih layaknya perumahan elite, kini ia kembali membuat terobosan dengan membagikan perangkat GPS kepada warganya.
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan dan memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan bermotor di wilayahnya.
Dalam video yang diunggah di tiktok @Kompas.com, Pak RT Imam terlihat mendatangi rumah-rumah warga untuk mensosialisasikan penggunaan alat pelacak tersebut. Perangkat GPS ini dibeli dengan harga sekitar Rp400.000 per unit.
Tujuannya sederhana namun sangat krusial: agar motor warga dapat dilacak secara real-time jika sewaktu-waktu terjadi pencurian.
”Cuma Rp400.000 per alat, tapi efeknya bikin maling auto mikir ulang,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Hal yang paling menarik dari program ini adalah sumber dananya. Imam Basori tidak memungut biaya tambahan dari kantong warga. Ia memanfaatkan Dana Operasional RT yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebesar Rp2,5 juta per bulan.
Melalui pengelolaan dana yang transparan dan tepat sasaran, ia membuktikan bahwa anggaran pemerintah daerah bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk fasilitas keamanan teknologi tinggi.
Warga menyambut baik inisiatif ini. Agus Rahman, salah satu warga setempat, menyatakan rasa puasnya terhadap kinerja sang Ketua RT.
”Wah, senang banget yang pastinya kalau dikasih GPS mah. Gimana kagak senang, motor jadi lebih aman. Misalnya ada pencurian, kita bisa tahu posisi pencurinya langsung,” ujar Agus dengan antusias.
Dalam simulasi yang ditunjukkan di video, perangkat GPS tersebut terkoneksi langsung dengan aplikasi di ponsel pintar. Lokasi motor terlihat bergeser secara akurat saat kendaraan dibawa berjalan.
Setelah sukses dengan sistem keamanan, Imam Basori mengisyaratkan akan bergerak ke program selanjutnya, yakni pemberdayaan ekonomi atau kesejahteraan masyarakat.
”Sistem keamanan sudah kita lakukan semua, mungkin kita berangkat ke kesejahteraan. Minimal masyarakat kita bisa dapat pemasukan,” tutup Imam.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan di tingkat paling dasar sekalipun, jika dibarengi dengan kreativitas dan kejujuran dalam mengelola dana, mampu menciptakan perubahan besar bagi lingkungan.
#beransurmedia #program #kreativitas #lingkungan #kesejahteraan #masyarakat #antimaling #KelurahanGandariaUtara #KebayoranBaru #JakartaSelatan #gandaria #jakarta #GPS #motor #alarm beransur.com
