Beransur, Arlington – Tim nasional Jepang sukses mengamankan satu poin krusial setelah bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Belanda dalam laga sengit penyisihan Grup F Piala Dunia 2026. Kendati meraih hasil yang terbilang dramatis, Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan bahwa dirinya sama sekali belum puas.

​Bertanding di Dallas Stadium, Arlington, pada Senin (15/6) dini hari WIB, Jepang dipaksa memeras keringat lebih dalam. Sepanjang pertandingan, tim berjuluk Samurai Biru tersebut terus-menerus digempur oleh tekanan masif yang dilancarkan oleh skuad De Oranje.

​Belanda sejatinya tampil lebih dominan dan berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu pada babak kedua. Bek tangguh sekaligus kapten tim, Virgil van Dijk, membawa Belanda unggul 1-0 lewat golnya pada menit ke-52. ​Namun, mental baja Jepang langsung terlihat.

Hanya berselang lima menit, Keito Nakamura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-57 setelah merespons cepat ketertinggalan timnya. Laga semakin memanas saat Belanda kembali memimpin pada menit ke-64. Kali ini, giliran penyerang sayap Crysencio Summerville yang sukses menjebol gawang Jepang dan mengubah papan skor menjadi 2-1.

​Saat kubu Belanda tampak sudah bersiap merayakan kemenangan di depan mata, keajaiban bagi Jepang datang di menit-menit akhir. Pada menit ke-89, Daichi Kamada melepaskan gol telat yang menghantam mental para pemain Belanda. Gol dramatis ini sekaligus membuyarkan ambisi Belanda untuk mengamankan tiga poin penuh, memaksa laga berakhir sama kuat 2-2.

​Meski mengapresiasi daya juang anak asuhnya yang mampu bangkit setelah dua kali tertinggal, Hajime Moriyasu memberikan catatan serius. Pelatih berusia 57 tahun tersebut menegaskan bahwa Jepang membidik target yang lebih tinggi di turnamen ini.

​”Belanda sangat kuat, kami sempat tertinggal, lawan yang sangat sulit. Para pemain tetap solid, tetap gigih, berjuang sampai akhir, dan tidak pernah menyerah,” ujar Moriyasu seusai pertandingan.

​Walau memuji habis mentalitas pantang menyerah pasukannya, Moriyasu secara blak-blakan menyebut hasil imbang ini belum memenuhi ekspektasi tim. Ia percaya Samurai Biru memiliki kualitas untuk meraih hasil yang jauh lebih baik di atas lapangan.

​”Tentu saja kami tidak puas hanya mendapat satu poin,” tegas sang juru taktik secara langsung.

​Dengan hasil ini, persaingan di Grup F Piala Dunia 2026 dipastikan akan semakin memanas. Jepang kini harus segera mengalihkan fokus untuk mengevaluasi lini pertahanan mereka demi mengamankan kemenangan di laga berikutnya.

#beransurmedia #FIFAWorldCup2026 #PialaDuniaFIFA2026 #Jepang #Belanda #Seri #VirgilvanDijk #KeitoNakamura #CrysencioSummerville #DaichiKamada #GrupF #Moriyasu #sepakbola #bolamania #infobola beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *