Beransur, Jawa Timur – Prabowo Subianto, menyoroti masalah kesejahteraan guru dan pegawai negeri di Indonesia yang dinilai masih jauh dari kata layak. Dalam pidatonya di hadapan kader dan simpatisan Nahdlatul Ulama (NU), Prabowo mengungkapkan alasan mendasar di balik rendahnya alokasi anggaran untuk para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
Menurut Prabowo, ketidakmampuan negara dalam memberikan gaji yang layak bukan karena minimnya potensi pendapatan, melainkan karena besarnya kebocoran anggaran negara yang terjadi setiap tahunnya.
”Kenapa gaji guru tidak bisa baik? Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik? Kenapa anggaran selalu kurang? Ya karena uangnya nggak ada, diambil terus,” ujar Prabowo dengan nada tegas.
Prabowo menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan para ahli ekonomi, Indonesia mengalami kebocoran dana yang sangat fantastis. Kehilangan anggaran ini disebutnya terjadi secara masif dan terus-menerus tanpa ada penanganan yang maksimal.
”Kebocoran kita, kita hitung, para ahli hitung sekarang adalah kurang lebih 150 miliar (dolar AS) tiap tahun. 2.500 triliun tiap tahun, Saudara-saudara sekalian,” lanjutnya.
Angka kebocoran yang mencapai Rp2.500 triliun per tahun ini dinilai menjadi batu sandungan besar bagi pembangunan nasional. Prabowo menegaskan bahwa jika kebocoran ini bisa ditutup dan dikelola dengan baik, negara akan memiliki ruang fiskal yang sangat lapang untuk menyejahterakan rakyat, termasuk menaikkan gaji guru, pegawai negeri, serta memperkuat sektor-sektor krusial lainnya.
Di hadapan para audiens, Prabowo juga menitipkan pesan khusus kepada warga Nahdlatul Ulama (NU). Ia meminta NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar untuk ikut mengawal dan memahami realitas ekonomi yang sedang dihadapi bangsa saat ini.
”Saya ingin sampaikan dalam forum ini, karena saya ingin Saudara-saudara, NU sebagai pemimpin, sebagai ulama, sebagai guru, sebagai pembimbing rakyat, harus mengerti,” pungkasnya.
Pernyataan ini kembali menegaskan komitmen dan fokus politik Prabowo Subianto yang sejak lama konsisten menyuarakan isu kedaulatan ekonomi, pemberantasan korupsi, serta penghentian “kebocoran” kekayaan negara ke luar negeri demi mewujudkan Indonesia yang mandiri dan sejahtera.
#beransurmedia #NahdlatulUlama #NU #PrabowoSubianto #GajiGuru #Ekonomi #kesejahteraanguru
