Beransur, Islamabad – Sebuah langkah bersejarah diambil oleh Amerika Serikat (AS) dan Republik Islam Iran. Kedua negara secara mengejutkan mencapai kesepakatan damai lebih awal setelah resmi menandatangani dokumen perjanjian elektronik pada Rabu (17/6/2026). Kesepakatan yang memuat 14 poin krusial ini kini dikenal dengan nama Nota Kesepahaman Islamabad.

Secara garis besar, kesepakatan ini menyatakan penghentian operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon. Kedua pihak juga berjanji terkait penghentian perang secara permanen, pencabutan seluruh sanksi terhadap Iran, pembukaan kembali ekspor minyak Iran, pelepasan aset Iran yang dibekukan. Termasuk membahas Lebanon dan pembahasan program nuklir Iran di bawah pengawasan IAEA, dan rencana rekonstruksi ekonomi senilai sedikitnya 300 miliar dolar AS.

Dilansir dari laman IRNA pada Rabu (17/6/2026), terdapat 14 poin kesepakatan yang disepakati kedua belah pihak. Berikut rinciannya:

1. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran, beserta sekutunya dalam perang saat ini, dengan menandatangani MoU ini menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon. Kedua pihak berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer apa pun terhadap satu sama lain, menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekuatan, serta menjamin integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon. Kesepakatan final nantinya akan menegaskan penghentian permanen perang di semua front, termasuk di Lebanon, serta ketentuan lain dalam paragraf ini.

2. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing serta tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain.

3. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk bernegosiasi dan mencapai kesepakatan final dalam waktu maksimal 60 hari, yang dapat diperpanjang atas persetujuan bersama.

4. Segera setelah penandatanganan MoU ini, Amerika Serikat akan mulai mencabut blokade laut dan segala bentuk gangguan atau hambatan terhadap Republik Islam Iran. Selama periode ini, lalu lintas kapal akan dipulihkan secara proporsional menuju tingkat sebelum perang oleh Republik Islam Iran. Amerika Serikat juga berkomitmen menarik pasukannya dari wilayah dekat Iran dalam waktu 30 hari setelah kesepakatan final tercapai.

5. Setelah MoU ini ditandatangani, Iran akan mengupayakan agar kapal-kapal komersial dapat melintas dengan aman tanpa biaya selama 60 hari dari Teluk Persia menuju Laut Oman dan sebaliknya.

Iran akan berdialog dengan Kesultanan Oman untuk menentukan pengelolaan dan layanan maritim di masa depan di Selat Hormuz bersama negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya, sesuai hukum internasional yang berlaku dan hak-hak kedaulatan negara-negara pantai di Selat Hormuz.

6. Amerika Serikat berkomitmen bersama para mitra regionalnya, untuk mengembangkan rencana definitif yang disepakati bersama dengan nilai sedikitnya 300 miliar dolar AS guna rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Republik Islam Iran.

7. Amerika Serikat berkomitmen mengakhiri seluruh jenis sanksi terhadap Republik Islam Iran, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB, resolusi Dewan Gubernur IAEA, serta seluruh sanksi unilateral AS, baik primer maupun sekunder sesuai jadwal yang akan disepakati sebagai bagian dari kesepakatan final.

8. Iran memastikan tak akan memperoleh ataupun mengembangkan senjata nuklir.

Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk menyelesaikan persoalan persediaan material yang telah diperkaya melalui mekanisme yang akan disepakati bersama sesuai jadwal dalam poin 7, dengan metode minimum berupa pengenceran tingkat pengayaan (downblending) di lokasi di bawah pengawasan IAEA. Kedua pihak juga sepakat membahas isu pengayaan uranium dan hal-hal lain yang disepakati bersama terkait kebutuhan nuklir Iran dan akan dituangkan dalam kesepakatan final.

9. Sambil menunggu kesepakatan final, Amerika Serikat dan l Iran sepakat mempertahankan status quo. Iran akan mempertahankan program nuklirnya saat ini, sementara Amerika Serikat tidak akan memberlakukan sanksi baru maupun mengerahkan pasukan tambahan ke kawasan.

10. Amerika Serikat berkomitmen bahwa segera setelah MoU ini ditandatangani hingga seluruh sanksi dicabut, Departemen Keuangan AS akan menerbitkan pengecualian (waiver) untuk ekspor minyak mentah Iran, produk minyak bumi dan turunannya, serta seluruh layanan terkait, termasuk transaksi perbankan, asuransi, transportasi, dan lainnya.

11. Amerika Serikat berkomitmen untuk membuka akses penuh terhadap dana dan aset yang dibekukan atau dibatasi penggunaannya segera setelah MoU ini mulai diterapkan.

Amerika Serikat dan Iran akan menyepakati prosedur pencairan dana tersebut selama proses negosiasi. Dana tersebut, baik tetap berada di rekening asal maupun dipindahkan, harus dapat digunakan sepenuhnya untuk pembayaran kepada penerima manfaat akhir yang ditunjuk oleh Bank Sentral Republik Islam Iran.

12. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat membentuk mekanisme pelaksana memantau keberhasilan penerapan MoU ini dan kepatuhan terhadap kesepakatan final di masa depan.

13. Setelah MoU ini ditandatangani dan dengan syarat pelaksanaan poin 1, 4, 5, 10, dan 11 telah dimulai serta terus dijalankan.

14. Kesepakatan final akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengikat.

Secara garis besar, Nota Kesepahaman Islamabad mengatur penghentian segera dan permanen atas seluruh operasi militer di semua front, termasuk wilayah konflik kritis seperti Lebanon. Baik AS maupun Iran bersama sekutu masing-masing berkomitmen penuh untuk tidak memulai perang, menahan diri dari segala bentuk ancaman militer, serta menjamin kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon.

Meski dokumen perjanjian telah sah ditandatangani secara elektronik pada hari Rabu dan langsung berkekuatan hukum, agenda diplomasi tatap muka tidak dibatalkan.

Pihak Washington maupun Teheran memastikan bahwa pertemuan diplomatik yang dijadwalkan di Swiss pada Jumat (19/6/2026) akan tetap terlaksana sesuai rencana. Pertemuan di Swiss ini diproyeksikan menjadi landasan awal untuk merumuskan detail teknis menuju perjanjian final yang permanen.

#beransurmedia #damai #as #AmerikaSerikat #iran #perdamaian #perang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *