Beransur, Bogor – Jajaran Polsek Cileungsi berhasil mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal di wilayah Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah pengedar di tiga wilayah berbeda, yakni Cileungsi, Bogor, dan Bekasi.

​Ada hal unik dalam penangkapan kali ini. Demi mengelabui para pelaku agar tidak curiga, Kapolsek Cileungsi Kompol Edison turun langsung ke lapangan dengan menyamar sebagai petugas keamanan (satpam). Strategi ini terbukti ampuh membuat para pelaku tidak menyadari kehadiran petugas.

Penyamaran sebagai satpam pun dilakukan untuk mengelabui pelaku yang selama ini beroperasi secara tertutup. “Pada operasi ini, kami lakukan berbagai strategi termasuk penyamaran untuk mendekati pelaku,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

​Operasi pembersihan obat terlarang ini dilakukan secara maraton pada Selasa (14/4/2026). Berdasarkan keterangan tertulis yang dirilis pada Rabu (15/4). Penangkapan dimulai di kawasan Cikalagan, Kecamatan Cileungsi. Di lokasi ini, polisi berhasil mengamankan dua orang pengedar beserta barang bukti awal.

​Petugas kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Bekasi. Di sana, situasi sempat memanas ketika salah satu pelaku mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap. Meski satu orang kabur, polisi tetap berhasil mengamankan sejumlah besar obat-obatan di lokasi tersebut. Selain itu, dua pemuda lain di Bekasi juga ditangkap karena kedapatan membawa obat-obatan serupa.

​Dalam operasi intensif selama satu hari tersebut, polisi berhasil menyita sedikitnya 1.000 butir obat keras ilegal. Kompol Edison menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya Polres Bogor dalam memberantas peredaran obat berbahaya yang meresahkan masyarakat.

​”Upaya pemberantasan obat-obatan terlarang yang digencarkan Polres Bogor kembali membuahkan hasil. Kali ini, jajaran Polsek Cileungsi berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran obat berbahaya dalam satu hari,” ujar Edison.

​Saat ini, seluruh pelaku beserta barang bukti telah dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Bogor untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Kasus tersebut akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan peredaran yang lebih luas, khususnya di wilayah Bogor.

#beransurmedia #satpam #nyamar #penangkapan #peredaranobat #terlarang #bogor #cilengusi #bekasi #depok #jawabarat #KompolEdison

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *