​Beransur, Mindanao – Gempa bumi tektonik berkekuatan sangat besar, Magnitudo 7,8, mengguncang wilayah Mindanao di Filipina Selatan pada Senin (8/6/2026) pagi. Guncangan hebat ini mengakibatkan kerusakan parah di berbagai kota pesisir serta memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga.

​Menurut laporan terbaru dari Kantor Pertahanan Sipil (OCD) Filipina, jumlah korban tewas akibat bencana ini telah mencapai sedikitnya 17 orang. Korban jiwa tersebut tersebar di beberapa wilayah terdampak paling parah, termasuk Kota Davao, General Santos, dan Cotabato.

​Selain korban meninggal dunia, tercatat sedikitnya 129 orang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan, sementara total korban cedera secara keseluruhan masih terus didata oleh pihak berwenang di lapangan.

​Sejumlah rekaman video amatir yang beredar memperlihatkan betapa mencekamnya situasi saat gempa terjadi. Dalam salah satu video, tampak dinding luar sebuah bangunan pusat perbelanjaan atau gedung komersial besar retak hebat hingga ambruk, menciptakan kepulan debu putih yang tebal dan memaksa warga di sekitar lokasi berlarian menyelamatkan diri.

​Di sudut kota lainnya, guncangan hebat membuat sebuah gedung bertingkat mengalami kerusakan struktural fatal hingga runtuh ke arah jalan raya. Beberapa pengendara motor, angkutan lokal (tricycle), dan pejalan kaki terlihat panik dan langsung memacu kendaraan atau berlari menjauh saat puing-puing bangunan mulai menutupi jalanan.

​Kuatnya getaran juga membuat tanah seolah bergoyang hebat, memaksa sejumlah warga yang berada di area terbuka untuk langsung berlutut dan tiarap di tanah demi menjaga keseimbangan mereka.

​Hingga saat ini, kerusakan infrastruktur dilaporkan terjadi secara masif di sepanjang kota-kota pesisir selatan Mindanao. Fasilitas publik, jalan raya, dan jaringan listrik di beberapa titik dilaporkan terputus.

​Tim penyelamat dan otoritas penanggulangan bencana Filipina masih terus melakukan penyisiran di lokasi-lokasi reruntuhan untuk mencari kemungkinan adanya korban yang masih terjebak.

Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan (aftershocks) yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

#beransurmedia #filipina #Magnitudo #aftershocks #gempa #Mindanao #KotaDavao #GeneralSantos #Cotabato #korbanjiwa #meninggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *