Beransur, Jakarta, 20 Mei 2026 – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dengan umat Islam di Indonesia. Sebanyak 42 warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai kalangan dan daerah diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji secara gratis, berkat undangan khusus dari pelayan dua kota suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Pada acara pelepasan para calon jemaah haji yang digelar di Jakarta pada Selasa (19/5/2026), Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menyampaikan rasa bangganya atas penyelenggaraan program tahunan ini.
”Tentu Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat dan merupakan suatu kewajiban bagi kami untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Islam, termasuk jemaah haji,” ujar Dubes Faisal dalam sambutannya.
Dubes Faisal menegaskan bahwa program undangan tamu haji ini merupakan instruksi langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud bersama Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS). Program ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan, pelayanan premium, serta fasilitas terbaik bagi para tokoh Indonesia yang terpilih.
Lebih lanjut, Dubes Faisal menjelaskan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari visi strategis Pemerintah Arab Saudi dalam terus mendongkrak kualitas pelayanan haji bagi seluruh umat Islam di penjuru dunia, dengan Indonesia sebagai salah satu prioritas utamanya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendoakan agar seluruh rombongan dapat beribadah dengan lancar.
”Kami mendoakan para calon haji yang telah dan akan berangkat agar menjadi haji yang mabrur, mendapat ampunan dari Allah SWT, serta dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” tambahnya.
Rombongan tamu kehormatan ini dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Selasa malam, 19 Mei 2026, dan direncanakan kembali ke tanah air pada 3 Juni 2026 mendatang.
Acara pelepasan calon haji itu juga dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan dan duta besar negara-negara sahabat, seperti Palestina dan Sudan.
Selain pejabat nasional, perwakilan dari negara-negara sahabat seperti Duta Besar Palestina dan Duta Besar Sudan juga turut hadir memberikan penghormatan dan melepas keberangkatan para jemaah.
Kerajaan Arab Saudi juga telah menetapkan rencana strategis yang berkaitan dengan pelayanan ibadah haji, salah satunya adalah fast track (jalur cepat), di sejumlah bandara di Indonesia termasuk Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Solo dan Surabaya.
Melalui sistem fast track, seluruh proses pemeriksaan dokumen keimigrasian jemaah haji dilakukan oleh otoritas Pemerintah Arab Saudi langsung di bandara keberangkatan di Indonesia.
Dengan demikian, setibanya di Bandara Madinah maupun Bandara Jeddah, para jemaah tidak perlu lagi mengantre panjang dan bisa langsung menuju bus untuk berangkat ke pemondokan. Langkah ini dinilai memotong waktu tunggu secara signifikan dan menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima sebelum memulai rangkaian ibadah.
#beransurmedia #arabsaudi #naikhaji #haji2026 #haji #iduladha #faisal #MohammedbinSalman #AhmadMuzani #MenteriESDM #BahlilLahadalia #BadanPenyelenggaraJaminanProdukHalal #AhmadHaikalHassan #RajaSalmanbinAbdulazizAlSaud #WNI
