Beransur, Bekasi, 12 Mei 2026 – Insiden maut melibatkan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Perumnas 3, Bekasi Timur, pada Selasa (12/5/2026). Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang pedagang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan penyelidikan sementara, mobil Daihatsu Gran Max putih berstiker SPPG tersebut awalnya melaju dari arah selatan menuju Tambun melalui Jalan Nusantara.
Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di depan sebuah minimarket di Kelurahan Arenjaya (perbatasan Duren Jaya), pengemudi diduga dikejutkan oleh sepeda motor yang melintas mendadak.
”Diduga pengemudi kaget melihat pengendara sepeda motor di depan kendaraan, sehingga membanting setir ke kiri,” ujar AKBP Ojo Ruslani, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Saksi mata di lokasi, Yuli (53), menyebutkan bahwa suara benturan terdengar sangat keras.
“Suaranya kencang banget, duar. Jadi pas mau balik badan (berputar arah), sudah langsung hancur di sini,” ungkapnya.
Mobil tanpa muatan tersebut menghantam dua lapak pedagang, yakni penjual tahu goreng krispi dan ayam goreng tepung.
Akibat kecelakaan tersebut, Seorang pedang Sanoeri (41 Tahun) tewas setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Siloam Sentosa Bekasi Timur akibat luka berat di bagian kepala.
Selain itu, seorang pedagang ayam goreng bernama Neni Anggraeni (32) dan kenek mobil mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Pantauan di lokasi pada pukul 12.50 WIB menunjukkan kondisi mobil yang ringsek parah di bagian depan dengan kaca pecah, sementara lapak pedagang hancur berantakan.
Polda Metro Jaya bersama Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kecepatan kendaraan dan titik benturan.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Gefri Agitia mengatakan, sopir Daihatsu Grandmax tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.
“Untuk sopir sementara hanya luka ringan dan sudah kami amankan di Satlantas untuk dilakukan pendalaman,” ujar Gefri kepada awak media, Selasa.
Polisi tengah meminta keterangan warga di sekitar lokasi guna mencocokkan kronologi kejadian.
Petugas masih mendalami dugaan bahwa mobil operasional SPPG tersebut kerap melaju dengan kecepatan tinggi di jalan sempit sekitar lokasi kejadian.
“Memang sering ada keluhan dari masyarakat, mobil ini kerap melaju dengan kecepatan tinggi di jalan sempit,” kata Gefri.
Saat ini polisi juga akan memeriksa kelayakan kendaraan operasional SPPG dan memanggil pihak pengelola untuk dimintai keterangan.
pihak manajemen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan armada operasional mereka dalam kecelakaan maut tersebut.
#beransurmedia #mobilMBG #MBG #makanbergizigratis #SatuanPelayananPemenuhanGizi #SPPG #kecelakaanmaut #PolresMetroBekasiKota #KompolGefriAgitia beransur.com
