Beransur, Jepara, 14 Januari 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah taktis dalam menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Wakil Gubernur Taj Yasin, turun langsung meninjau lokasi terparah di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Selasa (13/1/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan optimal, mengingat akses transportasi di beberapa titik sempat terputus total.
Bahkan,bantuan logistik yang dibutuhkan oleh warga terdampak bencana sudah dikirim ke tiga kabupaten tersebut sejak senin (12/1/2026)
“Saya dengan Pak Wakil Gubernur telah melakukan cek ricek, termasuk penanganan beberapa daerah kabupaten kita yang terdampak bencana, yaitu wilayah Kudus, Japara, dan Pati. Tapi yang agak parah ini ada di Desa Tempur, Jepara,” kata Luthfi saat ditemui di lokasi.
Desa Tempur yang terletak di lereng Gunung Muria menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling signifikan. Akibat hujan intensitas tinggi selama empat hari berturut-turut, tercatat ada 23 titik longsor di sepanjang jalan desa.
Akibat bencana tersebut, hampir 3.600 kepala keluarga terdampak dan sempat terisolasi, karena akses jalan terputus. Selain itu, terdapat 6 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak berat, serta 2 unit usaha milik warga yang ikut terdampak.
“Tapi berkat kecepatan Basarnas, BPBD, relawan, termaksud TNI dan Polri, aksesnya bisa diterobos dengan jalan kendaraan roda dua.” ujar Luthfi
menurut Luthfi, dalam situasi krisis ini kecepatan respon menjadi kunci agar dampak tidak semakin meluas. Gubernur menegaskan bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada pembukaan akses jalan darurat menggunakan alat berat. Pemprov Jateng telah menyiapkan rencana penanganan alur sungai dan penguatan infrastruktur jalan di siapkan dalam jangka panjang secara struktural.
“Terutama penanganan sungai. Rencananya, di sebelah kanan akan kita tangani dulu, baru kemudian bisa dibangun jalan. Sementara ini, kebutuhan masyarakat kita atasi dengan sapur umum,” ujarnya.
Untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, distribusi logistik dilakukan dengan kendaraan roda dua. Pemerintah memastikan pasokan bahan pokok tetap masuk ke desa, meski akses masih terbatas. Namun demikian, perhatian khusus diberikan pada kelompok rentan, terutama anak – anak usia sekolah.
Dalam menyalurkan bantuan, pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari bahan pokok, dukungan kelompok usaha bersama (Kube), hingga Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 260 juta di desa tersebut.
“Bantuan sudah kita berikan, dan akan kita tambah lagi kalau masih kurang,” terang gubernur.
Adil salah satu warga Desa Tempur menuturkan, bencana lonsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Lereng Gunung Muria selama empat hari. Akibatnya satu-satunya akses jalan keluar dari Desa Tempur terputus.
“Untuk cari pasokan jadi sangat sulit, seperti bensin dan lain-lainnya. Sehari-hari saya juga lewat sini untuk keluar kerja. Sementara ini harus hati-hati lewatnya dan berisiko. Harapannya segera diperbaiki, agar warga bisa keluar desa lagi.” ujarnya
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah , Iman Maskur mengatakan, telah menyalurkan logistik ke tiga kabupaten yang terkena bencana tersebut.
“Kami dari Dinas Sosial sudah mengirimkan logistik. kami kirimkan logistik semua kebutuhan yang ada disana,” kata imam.
Dia menjelaskan, bantuan logistik tersebut bersumber dari dana APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBN. Terdiri atas permakanan seperti makanan siap saji, makanan anak, dan lauk pauk siap saji. bahkan ada tenda keluarga, tenda gulung, kasur, selimut, familiy kit, kids ware, termasuk pakaian anak dan dewasa.
Berdasarkan data Dinas Sosial Jateng, logistik yang disalurkan atas bencana di Jepara senilai Rp 140.755.720 Juta, Kabupaten Pati Rp 133.306.218 Juta, dan Kabupaten Kudus Rp 188.014.483 Juta
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan hingga seluruh akses kembali normal dan masyarakat, terutama kelompok rentan dan anak sekolah, dapat beraktivitas dengan aman.
#beransurmedia #BencanaAlam #BencanaLongsor #BencanaBanjir #KabupatenJepara #Kudus #Pati #JawaTengah #gubernur #AhmadLuthfi #TajYasin #DesaTempur #KecamatanKeling #BPBD #Basarnas #TNI #Polri #LerengGunungMuria #DinasSosial #KelompokUsahaBersama #Kube #BelanjaTidakTerduga #BTT #KabupatenKudus beransur.com
