Beransur, Bekasi, 18 Juli 2025 – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi resmi menyelenggarakan Musyawarah Kota (Muskot) Ke-III. Pertemuan besar ini dihadiri oleh jajaran pengurus, perwakilan Ikatan Olahraga Masyarakat (Inorga), serta para tokoh pegiat olahraga masyarakat di wilayah Kota Bekasi.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema besar untuk memperkuat kebersamaan, sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat Kota Bekasi yang sehat, bugar, dan gembira melalui peningkatan partisipasi olahraga.

Dalam pemaparan materi sidang, disampaikan bahwa Kota Bekasi memiliki modal sosial yang sangat besar dengan jumlah penduduk mencapai 2,4 juta jiwa yang tersebar di 12 kecamatan dan 56 kelurahan. Didominasi oleh populasi usia muda produktif, bonus demografi ini dinilai menjadi peluang emas untuk memajukan industri olahraga masyarakat. KORMI hadir sebagai salah satu wadah strategis untuk mengenalkan dan menggerakkan minat olahraga tersebut secara lebih luas.
Perkembangan signifikan juga ditunjukkan oleh kinerja kepengurusan KORMI Kota Bekasi periode 2022–2026 yang dipimpin oleh Dwi Setyowati, S.Kom., M.M (Wiwiek Hargono). Sejak dilantik, KORMI Kota Bekasi mencatatkan pertumbuhan jumlah induk organisasi olahraga (Inorga) yang sangat pesat.
Dari yang semula hanya 15 Inorga, kini telah berkembang pesat menjadi 46 Inorga (mengalami kenaikan hingga 300%).
Pertumbuhan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga masyarakat semakin diminati dan membudaya di tengah warga Kota Patriot.
Sinergi yang kuat antara KORMI, para budayawan, pegiat Inorga, serta pelaku usaha UMKM dinilai membawa dampak positif yang masif. Salah satu capaian yang membanggakan adalah peningkatan nilai Data Indeks Kesehatan Kota Bekasi. Pada tahun 2025, angka indeks kesehatan masyarakat berhasil mengalami kenaikan dari 83,55 menjadi 84,43%.

”Berkolaborasi baik dengan semua elemen agar olahraga di Kota Bekasi semakin maju, berkembang, dan keren,” ujar Wiwiek Hargono dalam kutipan pemaparannya.
Melalui Muskot Ke-III ini, KORMI Kota Bekasi diharapkan dapat merumuskan program kerja strategis yang lebih inovatif guna mempertahankan tren positif tersebut, sekaligus memantapkan langkah Kota Bekasi menuju Kota Budaya Olahraga yang maju dan berdaya saing.
