Beransur, New York – Tim nasional Prancis bersiap memulai kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tantangan berat dari wakil kuat Afrika, Senegal. Pertandingan yang sangat dinantikan ini akan menjadi ujian awal bagi kedua kesebelasan dalam persaingan ketat di babak penyisihan Grup I. Laga sarat gengsi antara Prancis vs Senegal dijadwalkan akan digelar di New Jersey Stadium, New York, Amerika Serikat, pada Rabu (17/6/2026) mulai pukul 02.00 WIB.
Menjelang laga krusial ini, pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, menekankan pentingnya memulai turnamen dengan hasil positif. Kendati demikian, juru taktik yang pernah membawa Prancis juara dunia ini tetap bersikap realistis mengenai peluang timnya.
“(Awal yang baik) itu penting, sangat penting, karena ini adalah pertandingan pertama, tetapi itu berlaku untuk setiap tim dalam kompetisi ini. Setelah itu, tidak, itu tidak menentukan, karena masih ada dua pertandingan lagi yang harus dimainkan,” ujar Deschamps.
Deschamps juga mengingatkan bahwa kekalahan di laga perdana bukanlah akhir dari segalanya, berkaca pada sejarah turnamen sebelumnya.
“Bahkan secara statistik, juara dunia terakhir kalah di pertandingan pembukanya. Itu tidak menghentikan mereka untuk menjadi juara dunia. Namun idealnya, memulai dengan kemenangan dalam grup yang terdiri dari empat tim adalah skenario terbaik yang mungkin terjadi. Itu selalu menjadi tujuan saat menghadapi pertandingan pertama,” ungkapnya.
Kembalinya N’Golo Kante Sebagai Katalisator Mental di dalam skuad Les Bleus, kehadiran kembali gelandang berpengalaman, N’Golo Kante, menjadi sorotan utama tahun ini. Setelah sempat absen cukup lama dari pentas Piala Dunia, Kante kini memikul peran krusial sebagai penyatu mentalitas tim yang banyak dihuni wajah baru.
“Saya merasa senang berada di dalam grup ini. Memang benar bahwa delapan tahun telah berlalu sejak Piala Dunia (saya) yang terakhir. Ada cukup banyak perubahan dalam skuad. Hari ini, setelah hampir dua tahun absen dan kemudian satu tahun lagi absen, saya senang bisa kembali ke sini,” ucap Kante. Pemain yang dikenal dengan daya jelajahnya yang tinggi ini menegaskan komitmennya untuk menjaga kekompakan tim demi mencapai target utama.
“Semua orang penting. Semua orang berarti. Semua orang merasa terlibat dan fokus sepenuhnya pada tujuan keseluruhan,” tutur Kante dengan optimis.
Di sisi lawan, pelatih Senegal, Pape Thiaw, menolak keras anggapan bahwa jika timnya berhasil menumbangkan Prancis, hal itu akan disebut sebagai sebuah kejutan. Thiaw menegaskan bahwa Singa Teranga datang dengan kualitas mumpuni dan determinasi tinggi untuk meraih hasil maksimal.
“Apakah akan menjadi kejutan jika Senegal mengalahkan Prancis? Bagi saya, tidak. Karena kami memiliki pemain kelas dunia di tim ini,” tegas Thiaw.
Rekam Jejak Mentereng Senegal dalam Beberapa Tahun Terakhir, Lolos ke tiga edisi Piala Dunia terakhir secara berturut-turut dan berhasil mencapai tiga babak final dari empat edisi Piala Afrika (AFCON) terakhir.
”Jadi, bagi saya, itu tidak akan menjadi kejutan. I tahu seberapa keras tim saya bekerja. Kami menjalani berbagai hal satu demi satu pertandingan,” paparnya.
Thiaw meyakini kualitas tim Senegal berada di level yang sama dengan tim-tim raksasa lainnya dan mereka mengusung ambisi penuh untuk memenangi laga kontra Prancis.
“Kami akan memainkan pertandingan yang sangat sulit melawan tim-tim yang sangat bagus, terutama mengingat kualitas tim-tim di grup kami. Ini adalah Piala Dunia, dan saya yakin setiap tim di sini telah mendapatkan tempatnya. Dalam sepak bola, saya tidak suka berbicara tentang kejutan. Tim-tim telah bekerja keras untuk berada di sini, dan kami akan memainkan setiap pertandingan dengan niat untuk memenanginya,” pungkas Thiaw.
#beransurmedia #FIFAWorldCup2026 #PialaDuniaFIFA2026 #Prancis #Senegal #PialaAfrika #AFCON #NewYork #AmerikaSerikat #LesBleus #DidierDeschamps
