Beransur, Jakarta – Teka-teki pelaku pembegalan terhadap seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, akhirnya terungkap. Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap lima orang pelaku di sebuah penginapan di kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada Senin (13/4) malam.
Penangkapan berlangsung dramatis. Berdasarkan rekaman video yang diterima, petugas kepolisian melakukan penggerebekan di kamar yang menjadi tempat persembunyian para pelaku. Setelah mengetuk pintu dan masuk secara tiba-tiba, polisi langsung melumpuhkan komplotan tersebut.
”Jangan bergerak!” teriak salah satu petugas dalam rekaman tersebut. Para pelaku yang terkejut tidak memberikan perlawanan dan satu per satu diamankan menggunakan borgol kabel ties.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mengungkapkan bahwa saat ditangkap, para pelaku sedang berpesta narkotika.
“Mereka party atau kumpul di situ, pakai narkoba,” ujar Roby.
Meskipun ditemukan sejumlah perempuan di lokasi kejadian, polisi memastikan bahwa mereka hanyalah teman para tersangka dan tidak terlibat dalam aksi pembegalan maupun pesta narkoba tersebut.
Kelima pelaku yang berhasil diamankan adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Dalam melancarkan aksinya, komplotan ini berbagi peran secara terorganisir untuk melumpuhkan korban, Bimo Margo Hutomo (30).
Berikut adalah pembagian peran para pelaku menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto: Menabrak dan memukul korban hingga terluka. Mengambil sepeda motor dan ponsel milik korban. Mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian agar aksi berjalan mulus.
Aksi kekerasan ini terjadi pada Kamis (2/4) dini hari di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir. Korban yang merupakan petugas Damkar dikeroyok dan ditendang hingga mengalami luka-luka sebelum akhirnya para pelaku membawa kabur harta bendanya. Kejadian ini sempat viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Meski lima orang sudah tertangkap, kepolisian menegaskan bahwa pengejaran belum berakhir. Masih ada empat orang lagi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
”Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi,” tegas Kombes Budi Hermanto, Selasa (14/4).
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga seluruh anggota komplotan begal tersebut mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.
#beransurmedia #begal #damkar #jakarta #narkoba #pluit #jakartautara
