Beransur, Oku Selatan, 29 Maret 2026 – Bencana alam ganda berupa banjir bandang dan tanah longsor menerjang pemukiman warga di Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (28/3) malam tersebut menyisakan kerusakan parah pada infrastruktur dan pemukiman warga.
Bencana dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ranau Tengah sejak Sabtu sore, sekitar pukul 18.30 WIB. Kondisi tanah yang jenuh akibat resapan air hujan yang terus-menerus memicu terjadinya longsor dari arah perbukitan di belakang rumah warga.
Beberapa saksi mata melaporkan sempat mendengar suara gemuruh keras sesaat sebelum material tanah dan batuan menghantam bangunan. Tak berhenti di situ, pada pukul 20.00 WIB, banjir bandang dengan arus yang sangat deras menyusul menerjang kawasan yang sama, menyeret sisa-sisa bangunan dan memperparah kondisi di lapangan.
Satu korban mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan telah mendapatkan penanganan medis. Beberapa rumah mengalami kerusakan parah, termasuk satu unit rumah yang tertimbun longsor dan sebagian bangunan lain yang terdampak banjir bandang. Total terdapat 32 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung dan harus kehilangan tempat tinggal atau mengungsi karena kondisi rumah yang tidak lagi aman dihuni.
Merespons situasi darurat tersebut, Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Sinergi antara TNI, BPBD, dan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terus diperkuat guna memastikan penanganan berjalan efektif.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, dalam keterangannya pada Minggu (29/3), menyampaikan bahwa seluruh elemen pemerintah telah bergerak cepat.
”Polres OKU Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait telah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menangani dampak bencana ini. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali pulih,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Pihak kepolisian juga mengeluarkan peringatan keras bagi warga yang tinggal di daerah rawan, terutama di lereng perbukitan dan bantaran sungai. Mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlanjut, masyarakat diminta untuk tetap siaga.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor maupun bantaran sungai agar segera melapor apabila melihat tanda-tanda potensi bencana. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Nandang mengungkapkan aparat bersama warga melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsor dan mempercepat proses evakuasi.
“Sebagai langkah lanjutan, posko terpadu dan dapur umum telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Pembersihan area terdampak juga dilakukan secara bertahan,” ungkapnya
Dia menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali pulih.
#beransurmedia #longsor #banjir #bencanabanjir #bencanalongsor #oku #Manduriang #DesaSimpangSenderUtara #KecamatanBuayPematangRibuRanauTengah #sumsel #SumateraSelatan #KabupatenOganKomeringUluSelatan #posko #evakuasi #gotongroyong beransur.com
