Beransur, Bekasi, 2 Februari 2026 – Insiden mengejutkan menimpa puluhan pengendara di Bekasi Timur pada Minggu (1/3/2026). Sebanyak 21 sepeda motor dan 4 mobil dilaporkan mogok mendadak sesaat setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Pertamina 34.171.46, Bulak Kapal.

​Peristiwa ini viral di media sosial setelah unggahan dari akun Threads @pujiestia memperlihatkan cairan berwarna putih keruh yang keluar dari tangki kendaraan. Cairan tersebut diduga kuat merupakan bensin yang telah bercampur dengan air dalam kadar yang cukup tinggi.

​Salah satu korban menceritakan bahwa awalnya ia mengira kendaraannya mengalami kerusakan mesin biasa. Namun, kecurigaan muncul ketika ia melihat banyak pengendara lain mengalami nasib serupa di sekitar area SPBU.

​”Beli bensin isi air di Pertamina Bulak Kapal Bekasi. Keluar dari pom, motor mogok. Kirain rusak, nggak tahunya kok banyak motor mogok di sekitar pom. Langsung balik ke pom bensin bergerombol,” tulis akun tersebut dalam keterangannya.

​Menanggapi keresahan konsumen, Pengawas SPBU, Ragil Pambudi, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

​”Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar,” ujar Ragil kepada wartawan.

​Meski penyebab pasti masih dalam penelusuran, Ragil menduga ada rembesan air dari lingkungan sekitar.

“Dugaan sementara seperti air keran atau air dari sekitar lokasi, karena di samping area ada bangunan dengan posisi lebih tinggi. Namun, ini masih dugaan dan belum bisa dipastikan,” tambahnya.

​PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bergerak cepat dengan menginstruksikan penghentian sementara penyaluran BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut untuk keperluan investigasi lebih lanjut.

“Saat ini masih dilakukan investigasi di lapangan untuk mengetahui kronologi serta penyebab pastinya. Untuk penjelasan lebih detail nantinya akan disampaikan oleh pihak Pertamina,” tutur Ragil.

​Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan pihak SPBU telah bertanggung jawab atas kejadian tersebut dengan menangani kendaraan konsumen yang terdampak.

“Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab atas kejadian ini. Semua kendaraan konsumen yang terdampak sudah kami tangani dengan baik,” ungkapnya.

SPBU juga telah membuka posko pengaduan bagi konsumen yang terdampak.

“Kami juga sudah membuka posko pengaduan dan sejauh ini telah menangani sekitar 18 kendaraan roda dua dan empat kendaraan roda empat,” ungkapnya.

​Hingga saat ini, tim teknis dari Pertamina masih melakukan penelusuran mendalam untuk memastikan bagaimana air bisa masuk ke dalam tangki pendam (storage tank) di SPBU tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

#beransurmedia #SPBU #bahanbakar #pertalite #terdampak #bekasitimur #juanda #bulakkapal #RagilPambudi beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *