Beransur, Bandung Barat, 25 Januari 2026 – Bencana tanah longsor hebat melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/01) dini hari. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan puluhan rumah tertimbun material tanah serta lumpur.
Hingga pukul 10.30 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sedikitnya 82 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Longsor terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap, yakni sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan keterangan Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, kawasan tersebut memang telah diguyur hujan deras disertai angin kencang tanpa henti selama dua hari terakhir.
Kapolsek Cisarua, AY Yogaswara, menjelaskan bahwa detik-detik mencekam tersebut diawali dengan suara gemuruh yang sangat keras.
”Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” ujar Yogaswara.
Material tanah dilaporkan meluncur deras, menyapu pemukiman warga dari Kampung Pasirkuning hingga mencapai Kampung Pasir Kuda di wilayah Desa Pasirlangu. Penetapan Status Darurat Bencana
Merespons skala kerusakan dan jumlah korban yang signifikan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menetapkan Status Darurat Bencana.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempercepat mobilisasi bantuan dan efektivitas pencarian korban di lapangan. Pencarian 82 warga yang masih hilang.
Koordinasi lintas sektor untuk bantuan logistik dan medis. Evaluasi pemukiman di area perbukitan dan lahan miring.
”Saya tetapkan per hari ini darurat bencana, karena korban cukup banyak,” tegas Bupati Jeje saat meninjau lokasi, Sabtu (24/01).
Mengingat topografi Bandung Barat yang didominasi oleh perbukitan, Bupati Jeje berkomitmen untuk memperkuat langkah mitigasi guna mencegah terulangnya tragedi serupa. Pemerintah daerah berencana melakukan koordinasi masif, terutama untuk memantau wilayah-wilayah yang memiliki kemiringan tanah ekstrem yang rawan pergerakan tanah saat curah hujan tinggi.
#beransurmedia #bandungbarat #bandung #longsor #BadanNasionalPenanggulanganBencana #BNPB #timSAR #topografi #bencanaalam #bencanalongsor #bencana beransur.com
