Beransur, Bekasi, 9 Februari 2026 – Sebuah video permintaan maaf dari seorang pria bernama Darmizon, pemilik warung es kelapa, mendadak viral di media sosial. Hal ini merupakan buntut dari insiden kesalahpahaman yang terjadi saat petugas melakukan penertiban spanduk di warung miliknya pada pagi hari tadi.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, Darmizon tampak tenang dan menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka kepada jajaran pimpinan daerah dan pihak kepolisian.
Insiden bermula ketika petugas gabungan melakukan penertiban spanduk di area warung es kelapa milik Darmizon. Diduga karena emosi yang tersulut dan adanya kesalahpahaman terkait aturan penertiban, sempat terjadi ketegangan antara pemilik warung dan petugas di lapangan.
Namun, tak butuh waktu lama bagi Darmizon untuk menyadari kekhilafannya. Ia segera memberikan klarifikasi melalui rekaman video.
”Saya Darmizon, mohon maaf kepada Bapak Kapolres, Bapak Walikota, Bapak Dandim, dan jajarannya. Dari kejadian tadi pagi di warung es kelapa saya, atas kesalahpahaman dan emosi saya saat penertiban spanduk di warung saya. Mohon dimaafkan dan saya tidak akan mengulanginya lagi,” ujar Darmizon dalam video tersebut.
Video permintaan maaf ini menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengapresiasi keberanian Darmizon untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf secara jantan.
Saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai perasaannya terhadap insiden tersebut, Tri Adhianto menyatakan bahwa dirinya telah memaafkan pelaku bahkan sebelum yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.
“Sebelum dia mengucapkan maaf juga sudah saya maafkan,” ujar Tri Adhianto dengan nada tenang saat diwawancarai.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap mengedepankan komunikasi yang baik serta kepala dingin saat berhadapan dengan petugas yang sedang menjalankan tugas penertiban sesuai regulasi yang berlaku.
#beransurmedia #mintamaaf #eskelapa #bekasi #kotabekasi #viral #penertiban #spanduk #walikota #triadhianto #dinaskebersihanlingkungan
