Beransur, Sukabumi, 25 Januari 2026 – Niat baik pembangunan infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diinisiasi oleh Dedi Mulyadi (KDM) di Jawa Barat harus ternoda oleh kinerja buruk pihak ketiga. Proyek pemasangan PJU di ruas Jalan Jampangtengah–Kiaradua, Kabupaten Sukabumi, kini tengah menjadi sorotan tajam setelah ditemukan ketidaksesuaian standar mutu konstruksi di lapangan.

​Setelah sempat viral di media sosial dan mendapat kecaman warga, puluhan tiang PJU yang baru selesai dibangun pada November 2025 tersebut akhirnya dibongkar kembali oleh pihak pelaksana untuk pengecekan ulang.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, proses pembongkaran mengungkap fakta miris mengenai kualitas pengerjaan vendor. Para pekerja membuka penutup dasar tiang yang sebelumnya tertutup seng untuk menutupi kondisi asli fondasi. Hasilnya, coran pondasi ditemukan dalam kondisi rapuh, keropos, dan dinilai jauh dari standar kelayakan keamanan.

​Seorang warga sekaligus pengguna jalan, Abdilah As (35), menyaksikan langsung proses pembongkaran pada Jumat (23/1/2026). Ia menyebutkan bahwa langkah ini diambil setelah adanya desakan publik terkait keamanan tiang-tiang tersebut.

​”Saya lihat sendiri proses pengecekan itu. Ada beberapa tiang yang tutup corannya sengaja dibongkar. Informasinya pekerja berasal dari Garut,” ujar Abdilah saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

​Informasi yang dihimpun dari para pekerja di lapangan menyebutkan bahwa terdapat sedikitnya 52 titik tiang PJU di sepanjang ruas jalan tersebut yang terindikasi bermasalah. Seluruh tiang kini harus dibongkar fondasinya untuk dilakukan pengecekan total.

​”Hampir semuanya keropos. Katanya hari ini mau diperbaiki dengan dicor ulang,” tambah Abdilah.

​Titik-titik kerusakan ini tersebar mulai dari kawasan Mako Marinir hingga SPBU Jampangtengah, dengan salah satu titik pembongkaran yang paling mencolok berada di Kampung Ciareuy, dekat Kantor Desa Sindangresmi.

​Kekecewaan warga sangat berdasar. Mengingat lokasi pemasangan berada di ruas jalan raya yang padat, kondisi tiang dengan fondasi asal-asalan sangat berisiko roboh dan mengancam keselamatan pengendara, terutama saat cuaca ekstrem atau angin kencang.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan sanksi tegas kepada vendor yang tidak amanah. Masyarakat meminta agar proses perbaikan dilakukan secara transparan dan tidak sekadar formalitas agar fungsi PJU untuk menerangi jalan bisa dirasakan manfaatnya tanpa rasa was-was

#beransurmedia #tiangpju #garut #PeneranganJalanUmum #PJU #KDM #KangDediMulyadi #dedimulyadi #KampungCiareuy #DesaSindangresmi #jabar #jawabarat #pemprov beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *