Beransur, Aceh, 31 Desember 2025 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan teguran keras yang dibalut candaan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait lambatnya penyerapan anggaran penanganan bencana. Dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana di Aceh, Selasa (30/12/2025), Purbaya secara berseloroh menyebut BNPB “pelit” karena minimnya pengajuan tambahan anggaran di tengah kebutuhan pemulihan yang mendesak.
Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah masih memiliki Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp 1,51 triliun yang dialokasikan untuk penanganan bencana, khususnya di wilayah Sumatera. Ia menegaskan agar dana tersebut segera dioptimalkan sebelum tutup tahun anggaran agar tidak menjadi beban pengurang di tahun berikutnya.
”Jadi saya nggak mau habis hangus tahun ini, tahun depan jadi pengurang. Jadi kalau bisa dihabisinnya tahun ini tuh ada Rp 1,51 triliun,” ujar Purbaya di hadapan perwakilan DPR, kementerian/lembaga, dan kepala daerah.
Kekesalan Menkeu dipicu oleh pola pengajuan anggaran yang dinilai lambat dan jumlahnya tidak sebanding dengan realitas kebutuhan lapangan, seperti pembangunan hunian sementara (huntara). Purbaya juga menyayangkan koordinasi baru dilakukan di penghujung tahun.
Selain BNPB, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga sempat menjadi sasaran candaan Purbaya terkait kesiapan mengeksekusi anggaran dalam waktu yang sangat sempit, yakni tersisa satu hari sebelum pergantian tahun.
Kritik terhadap BNPB tidak hanya datang dari Menteri Keuangan. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak turut menyampaikan keluhannya terkait minimnya dukungan operasional dari BNPB dalam penanganan bencana di lapangan.
“BNPB juga hanya dukung makan, Pak. nggak ada beli barang, pengiriman semua, nggak ada,” Ujar Maruli.
Menanggapi keluhan tersebut, Purbaya kembali melempar kelakar yang memicu gelak tawa peserta rapat. Ia menilai masih ada waktu satu hari untuk mengajukan dan mencairkan anggaran tambahan jika administrasi segera di penuhi.
“Masih ada satu hari, kalau bisa diambil, ya ambil. Sehari ini besok kita cairkan langsung begitu ada suratnya dari BNPB,” cetusnya, sembari kembali menyebut pihak BNPB terlalu “pelit” dalam membelanjakan anggaran yang sudah tersedia.
Meski disampaikan dengan nada santai dan penuh seloroh, pernyataan Menkeu Purbaya membawa pesan serius mengenai birokrasi anggaran. Pemerintah mendorong agar seluruh pemangku kepentingan, terutama BNPB, lebih progresif dalam memenuhi kebutuhan administrasi agar dana pemulihan pascabencana dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.
#beransurmedia #BNPB #DodyHanggodo #KepalaStafAngkatanDarat #KSAD #aceh #kemenkeu #menkeu #purbaya #DanaSiapPakai #DSP #DPR beransur.com
