Beransur, Bekasi, 3 Oktober 2025 – Insiden keracunan makanan yang terjadi baru-baru ini telah menyita perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.
Menanggapi kasus yang merugikan masyarakat, Dinkes Bekasi menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi total terhadap 70 dapur yang menyediakan program makanan bergizi gratis di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Kepala Dinkes Kota Bekasi, Dr. Denny Arya, menyatakan bahwa evaluasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan standar kebersihan, kualitas bahan baku, serta proses pengolahan makanan memenuhi syarat kesehatan yang ketat.
Prabowo Panggil Kepala Badan Gizi Bahas Kasus Keracunan Makan Siang Gratis
“Kami tidak akan mentolerir adanya kelalaian yang bisa membahayakan kesehatan masyarakat, terutama dalam program yang bertujuan baik seperti makanan bergizi gratis ini,” ujar Dr. Denny dalam konferensi pers yang diadakan di kantor Dinkes.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bekasi turut menjenguk salah satu korban keracunan yang merupakan seorang anak, menunjukkan kepedulian dan keseriusan pemerintah kota dalam menangani masalah ini.

Saya turut prihatin atas kejadian ini, Alhamdulillah kondisi para siswa sudah dalam penanganan tim medis dan mulai membaik. Saya pastikan seluruh biaya perawatan ditanggung hingga mereka benar-benar pulih,” katanya kepada wartawan.
Usai kejadian tersebut, Pemkot Bekasi segera melakukan evaluasi terhadap penyedia makanan MBG. Termasuk uji sampel makanan, agar kasus serupa tidak terulang kembali.
“Keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan akan menjadi prioritas utama. Saya minta seluruh jajaran terkait untuk memperketat pengawasan,” katanya.
Tri menghimbau orang tua dan sekolah untuk tetap tenang. Pemkot Bekasi bersama dinas terkait telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi menyeluruh, serta memastikan keberlanjutan program MBG.
Guru Penanggung Jawab MBG SDN Kota Baru III, Syamsudin menjelaskan, bahwa ada 6 siswanya yang dilarikan ke rumah sakit. Para siswa mengalami muntah dan sakit perut tak lama setelah menyantap menu MBG.
“Setelah ada siswa yang bermasalah, kami langsung larang seluruh siswa untuk makan. Semua makanan langsung kita tarik,” katanya.
#beransur #siswa #siswi #MBG #SPPG #SLHS #bergizi #gizi #keracunan #kualitas #makanan #evaluasi
#walikota #bekasi #triadhianto
