Beransur, Bekasi 18 Februari 2026 – Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kembali mempertegas arah kebijakan pembangunannya. Infrastruktur tetap menduduki posisi teratas dalam skala prioritas Pemerintah Kota Bekasi. Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas aspirasi dan keluhan warga mengenai fasilitas publik, khususnya akses jalan yang menjadi urat nadi mobilitas kota.
Dalam sesi keterangan pers pada Rabu (18/02/2026), Tri Adhianto menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan akselerasi pembangunan di berbagai wilayah. Meski begitu, ia tidak menampik bahwa realita di lapangan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.
Tantangan terbesar yang dihadapi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) saat ini adalah anomali cuaca. Intensitas hujan yang tinggi sejak awal Januari 2026 menjadi variabel penghambat yang signifikan.
”Lantaran tingginya intensitas hujan turut menjadi tantangan dalam proses perbaikan. Kami menyadari betul hari ini kondisi jalan memang belum sepenuhnya dalam kondisi yang layak untuk dilalui. Tetapi cuaca juga menjadi tantangan tersendiri,” ungkap Tri.
Secara teknis, hujan terus-menerus tidak hanya mengganggu proses pengeringan aspal (hotmix) dan beton, tetapi juga memicu kerusakan dini pada struktur jalan. Genangan air yang muncul akibat drainase yang belum terkoneksi sempurna mempercepat pengelupasan lapisan jalan, menciptakan lubang-lubang baru yang membahayakan pengendara.
Pemerintah Kota Bekasi tidak tinggal diam melihat kendala tersebut. Evaluasi besar-besaran tengah dilakukan, termasuk mempertimbangkan penggunaan material yang lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem dan genangan.
Selain perbaikan badan jalan, Tri Adhianto memaparkan tiga fokus utama tambahan dalam agenda infrastrukturnya: Optimalisasi sistem drainase untuk mengurangi titik genangan, Peningkatan penerangan jalan umum guna keamanan berkendara di malam hari, Percepatan respons laporan masyarakat melalui kanal pengaduan resmi.
“Sementara, mengenai ruas jalur provinsi seperti Jalan Perjuangan, Jalan Siliwangi, dan Jalan Narogong, Pemkot Bekasi terus melakukan koordinasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera dilakukan penanganan.” jelasnya Tri Adhianto.
Wali Kota berharap masyarakat dapat bersabar selama proses perbaikan berlangsung dan tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di titik-titik yang sedang dalam masa pengerjaan atau terdampak cuaca buruk.
Menutup keterangannya, Wali Kota meminta pengertian dari warga Bekasi. Ia memastikan bahwa proyek tidak akan berhenti meskipun cuaca sedang tidak bersahabat. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik kerusakan yang paling vital.
”Kami berharap masyarakat bersabar. Proses pengerjaan terus berjalan. Kami juga mengimbau agar pengguna jalan tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat melintasi area yang sedang diperbaiki atau saat cuaca buruk melanda,” tutupnya.
refleksi satu tahun kepemimpinan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe ini diharapkan bukan sekedar seremonial, melainkan momentum percepatan pembenahan infrastruktur demi keselamatan dan kualitas hidup warga kota bekasi
#beransurmedia #walikotabekasi #bekasi #kotabekasi #triadhianto #abdulharrisbobihoe #1tahun #kepemimpinan #samatri #pemkotbekasi #pemkot beransur.com
