Beransur, Bekasi, 12 Januari 2026 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasabullah Abdul Madjid Kota Bekasi kini tengah berada di ujung tanduk. Rumah sakit pelat merah ini dikabarkan sedang mengalami krisis keuangan hebat akibat terlilit utang operasional dengan nilai yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp70 Miliar.
Kondisi ini memicu kekhawatiran publik mengenai keberlangsungan layanan kesehatan bagi warga Bekasi, mengingat RSUD ini merupakan salah satu fasilitas kesehatan rujukan utama di wilayah tersebut.
Situasi keuangan yang membelit RSUD Kota Bekasi ini bukan lagi sekadar kendala arus kas biasa. Dengan angka utang yang menembus puluhan miliar rupiah, pihak rumah sakit kini menghadapi ancaman gulung tikar.
Dampaknya diprediksi akan sangat luas, mulai dari:
Potensi terhambatnya pasokan obat dari distributor karena tunggakan pembayaran.
Kekhawatiran akan penurunan kualitas layanan medis bagi masyarakat umum maupun pengguna BPJS.
Risiko keterlambatan pembayaran insentif atau gaji karyawan jika dana operasional tidak segera tertangani.
Warga Bekasi yang bergantung pada fasilitas kesehatan ini mulai menyuarakan kegelisahan mereka. Jika RSUD ini benar-benar berhenti beroperasi, ribuan pasien setiap harinya akan kehilangan akses pengobatan yang terjangkau.
Hingga saat ini, publik masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk turun tangan memberikan suntikan dana atau melakukan restrukturisasi utang demi menyelamatkan aset vital kesehatan masyarakat ini.
#beransurmedia #RSUD #RSUDChasabullahAbdulMadjid #kotabekasi #bekasi #bangkrut #hutang #pemkot beransur.com
