Beransur, RAJA AMPAT 16 September 2025 – Setelah sempat dihentikan sementara sejak 5 Juni 2025, PT GAG Nikel akhirnya kembali beroperasi di Pulau Gag, Raja Ampat. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada awal September, dengan alasan perlunya audit lingkungan yang hanya bisa dilakukan saat aktivitas tambang berjalan.
Sebelumnya, penghentian operasi dilakukan menyusul pengaduan masyarakat dan kekhawatiran akan dampak lingkungan di kawasan wisata yang sensitif. Selama masa penghentian, pemerintah melakukan verifikasi lapangan, termasuk audit menyeluruh terkait kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan dan sosial.
Hasil evaluasi menunjukkan PT GAG Nikel mendapat peringkat hijau dalam PROPER (Program Penilaian Kinerja Perusahaan). Peringkat ini menandakan perusahaan dianggap memenuhi standar tata kelola lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
” Presiden Prabowo Subianto juga meminta agar ada pengawasan yang lebih intensif terhadap tambang nikel PT Gag Nikel yang kembali beroperasi di kawasan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Arahan Prabowo itu disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq baru-baru ini.
Sejak 3 September 2025, PT GAG Nikel resmi kembali menjalankan aktivitas operasionalnya, meski pihak Kementerian ESDM menegaskan izin operasional penuh belum sepenuhnya dikembalikan. Aktivitas pertambangan yang berlangsung saat ini masih dalam kerangka audit dan evaluasi berkelanjutan.
“Operasional kembali diperlukan agar tim dapat menilai kondisi nyata di lapangan. Namun, pengawasan akan dilakukan berlapis dan lebih intensif sesuai arahan Presiden,” kata Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno.
Pemerintah memastikan pengawasan multi-level diterapkan untuk mencegah kerusakan lingkungan, sekaligus merespons keresahan masyarakat Raja Ampat. Di sisi lain, perusahaan dituntut untuk terus menjaga standar keberlanjutan serta transparansi dalam pengelolaan dampak sosial maupun lingkungan.
PT GAG Nikel, yang selama ini mengelola cadangan nikel di Pulau Gag, dinilai strategis bagi perekonomian nasional. Namun, posisinya di wilayah dengan ekosistem laut dan pariwisata kelas dunia membuat aktivitas perusahaan ini berada di bawah sorotan ketat publik.
Dengan dibukanya kembali operasional sejak 3 September, polemik antara kebutuhan investasi dan pelestarian lingkungan kembali menjadi ujian besar bagi pemerintah dan PT GAG Nikel.
#beransur #rajaampat #prabowo #nikel #lindungi #lingkungan #nikel #pulau #hidup #perekonomian
