Beransur, Bekasi 9 November 2025 – Proyek pembangunan yang diduga merupakan Kantor Kelurahan Jatimulya di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan tajam dan memicu pertanyaan publik. Hal ini dikarenakan proyek tersebut disinyalir berlangsung tanpa memasang papan nama proyek, sebuah prosedur yang lazim dan wajib dalam proyek pemerintahan.

Kritikan ini utamanya dipicu oleh dugaan bahwa proyek tersebut berjalan tanpa memasang papan nama proyek, sebuah prosedur wajib yang menjadi standar transparansi dalam proyek pemerintah.

​Ketiadaan informasi ini dianggap melanggar regulasi tentang transparansi anggaran dan pelaksanaan proyek yang dibiayai negara, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Oplus_131072

​Publik menilai, ketiadaan papan informasi adalah indikasi ketidaktransparanan dan memicu kecurigaan adanya upaya untuk menutupi detail proyek dari pengawasan masyarakat.

​”Kewajiban memasang papan nama proyek adalah untuk transparansi dan akuntabilitas, serta sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi,” ungkapan dari salah satu akun tiktok Jatimulya voice.

Selain isu papan nama, unggahan tersebut juga menyinggung kasus lahan Fasos Fasum di RW 016 Kelurahan Jatimulya yang dikomersilkan, menanyakan aliran uangnya ke mana. Hal ini menunjukkan adanya serangkaian isu tata kelola lahan dan proyek di wilayah tersebut yang menuntut penyelesaian dan akuntabilitas dari pihak terkait.

​Pihak-pihak yang menyuarakan kritik ini mendesak instansi terkait, termasuk Pemkab Bekasi, DPRD, dan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, untuk segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas proyek yang berjalan tanpa prosedur transparan ini. Masyarakat menuntut agar proyek yang dibiayai oleh uang rakyat harus dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

#beransur #masjidrayajatimulya #kelurahanjatimulya #jatimulya #proyek #negara #fasos #fasum #korupsi #transparan #anggaran #dana #kabupatenbekasi #kabbekasi #bekasi beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *