Beransur, Jakarta, 25 Desember 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas ini dinilai berhasil melakukan langkah nyata dalam menindak korporasi-korporasi nakal yang melakukan perambahan hutan secara ilegal di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden mengungkapkan bahwa tindakan tegas tersebut telah berhasil menyelamatkan keuangan negara dengan nilai yang fantastis, yakni mencapai Rp 6,6 Triliun.

​Presiden Prabowo menyoroti perilaku korporasi yang mengabaikan regulasi demi keuntungan pribadi sebagai paham “Serakahnomics”.

Istilah ini digunakan Presiden untuk menggambarkan keserakahan ekonomi yang mengorbankan kelestarian lingkungan dan hak-hak negara.

​”Saya kira ini baru ujung dari kerugian bangsa dan negara kita. Mereka adalah pihak yang menganut paham Serakahnomics,” tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya.

​Poin-Poin Utama Penertiban:

Korporasi besar yang melakukan perambahan hutan tanpa izin (ilegal).

Berhasil mengamankan potensi kerugian negara sebesar Rp 6,6 Triliun.

​Langkah ini merupakan bagian dari visi pemerintah untuk memperketat tata kelola kehutanan dan menjaga ekosistem nasional.

​Presiden menegaskan bahwa capaian ini barulah awal dari gerakan besar pembersihan sektor kehutanan. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengejar pihak-pihak yang masih merugikan negara melalui eksploitasi sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab.

​Masyarakat dan berbagai pihak diharapkan terus mendukung langkah Satgas PKH guna memastikan kekayaan alam Indonesia dapat dikelola secara adil dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat.

#beransurmedia #satgasPKH #satgas #PKH #Serakahnomics #presidenRI #prabowosubianto #prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *