Beransur, Kuala Lumpur, Malaysia 27 Oktober 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kemitraan antara ASEAN dan Jepang merupakan jangkar perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri KTT ke-28 ASEAN–Jepang yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Pertemuan puncak ini menjadi kelanjutan penting dari kemitraan strategis yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade.
Apresiasi dan Sentralitas ASEAN
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Jepang terhadap sentralitas ASEAN serta komitmen berkelanjutan Jepang dalam mewujudkan perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Digital
Kepala Negara juga menekankan perlunya memperkuat kerja sama ekonomi yang inklusif. Hal ini akan dicapai melalui implementasi efektif dari:
ASEAN–Japan Comprehensive Economic Partnership
RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership)
Selain itu, Presiden Prabowo menyerukan perluasan kolaborasi di bidang ekonomi digital dan konektivitas keuangan.
Prioritas Transisi Energi
Isu transisi energi turut menjadi sorotan utama sebagai prioritas strategis. Untuk itu, Kepala Negara menyambut baik kemitraan yang ditawarkan Jepang dalam
pengembangan energi bersih, termasuk:
Hidrogen
Mobilitas listrik
Bahan bakar berkelanjutan

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo mengajak seluruh negara anggota ASEAN dan Jepang untuk terus berpegangan pada semangat Konferensi Asia–Afrika (KAA) Bandung tahun 1955. Semangat KAA ini ditekankan sebagai dasar bagi kerja sama yang damai dan inklusif di masa depan.
#beransur #asia #afrika #ASEAN #KAA #konferensi #presidenRI #prabowo #prabowosubianto #semangat #jepang #indonesia
