Beransur, Jakarta, 20 Januari 2026 – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. Dengan nada bicara yang tegas, Presiden menyatakan kegeramannya terhadap para “maling uang negara” yang dianggap menjadi penyebab utama kesejahteraan rakyat terhambat.
Rencana besar tersebut diungkapkan Presiden saat menghadiri acara peluncuran tunjangan guru ASN daerah di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta.
Menggaris bawahi bahwa praktik korupsi berdampak langsung pada sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Menurutnya, dana yang seharusnya digunakan untuk menyejahterakan profesi pelayan publik justru habis dikorupsi.
”Saudara-saudara, koruptor-koruptor itulah yang buat guru-guru susah, dokter-dokter susah, perawat-perawat susah, petani susah. Karena itu, terima kasih dukungan Saudara-saudara,” ujar Prabowo di hadapan para undangan.
Untuk memberikan efek jera dan memastikan penegakan hukum yang maksimal, Presiden Prabowo berencana mengalokasikan dana khusus untuk membangun penjara dengan pengamanan super ketat (high security).
Berbeda dengan lapas pada umumnya, penjara ini akan didesain secara khusus agar para narapidana korupsi tidak bisa lagi mendapatkan celah untuk keluar masuk dengan bebas.
”Saya nanti juga akan sisihkan dana, saya akan bikin penjara yang sangat, pokoknya sangat kokoh, di suatu tempat yang terpencil. Mereka nggak bisa keluar malam hari,” tegasnya.
Prabowo bahkan melontarkan opsi ekstrem dengan mencari lokasi di pulau terpencil untuk meminimalisir kemungkinan kabur.
“Kita akan cari pulau, kalau mereka mau keluar, biar ketemu sama hiu,” imbuh Presiden yang disambut riuh para hadirin.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menjadi tempat yang nyaman bagi para koruptor. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu melawan praktik lancung tersebut demi masa depan bangsa yang lebih bersih.
”Kita bersama akan menghadapi maling-maling itu, dan kita akan mengusir mereka dari bumi Indonesia kalau perlu,” pungkasnya.
Langkah tegas ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi para pejabat publik dan pelaku usaha untuk tidak lagi bermain-main dengan anggaran negara di bawah kepemimpinan Kabinet Merah Putih.
#beransurmedia #penjara #korupsi #pulauterpencil #pejabat #presidenRI #prabowosubianto #prabowo #kabinetmerahputih beransur.com
