Beransur, Jatinangor, 11 Desember 2025 – Dalam momentum Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Gubernur Jawa Barat menegaskan kembali pentingnya memahami akar sejarah peradaban Sunda sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Jawa Barat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peradaban Sunda telah berkembang sejak masa kelahiran Nabi Muhammad, ditandai dengan hadirnya kerajaan-kerajaan besar seperti Salakanagara, Tarumanegara, hingga Galuh.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa sejarah lokal merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter masyarakat, khususnya generasi muda yang saat ini hidup di era digital. Menurutnya, memahami perjalanan panjang peradaban Sunda bukan hanya menjadi tanggung jawab akademisi atau budayawan, tetapi juga tenaga pendidik di seluruh wilayah Jawa Barat.

Ia menambahkan bahwa Hari Guru Nasional adalah momen tepat untuk mengapresiasi peran guru dalam menjaga nilai budaya. Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga melestarikan jati diri daerah melalui pendidikan karakter dan pemahaman sejarah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menekankan bahwa kerajaan-kerajaan kuno di Tatar Sunda merupakan bukti bahwa wilayah ini telah memiliki struktur sosial, sistem pemerintahan, serta tradisi budaya yang kuat jauh sebelum pembentukan negara modern. Ia berharap perspektif sejarah ini dapat memperkaya kurikulum sekaligus menginspirasi para pendidik dalam menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal.

“Orang sunda sudah punya kerajaan, orang sunda sudah punya pradaban, orang sunda sudah punya sistem, dan hidupnya tidak pernah berperan dan berbunuh bunuhan, hidupnya menjunjung tinggi apa dedehan, olasan, asihan, lulung kanu butu, nalang kanu susah, nganter kanusien, nyaangan kanu poek sederhana. sehingga menjadi bangsa defensif, kenapa menjadi bangsa defensif. tanahnya sudah subur.” ujar Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Acara Puncak Hari Guru Nasional 2025 sendiri dihadiri oleh ribuan tenaga pendidik, komunitas pendidikan, serta tokoh masyarakat. Suasana berlangsung meriah dengan berbagai sajian budaya Sunda dan penghargaan bagi para guru berprestasi.

Melalui pernyataan ini, pemerintah provinsi kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat identitas budaya dan memperluas literasi sejarah di kalangan masyarakat.

#beransur #budaya #sunda #harigurunasional #dedimulyadi #tanahsubur #jabar #jawabarat #salakanagara #tarumanegara #sejarah beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *