JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Pada Kamis, penyidik memanggil Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono (ONS), untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa Ono Surono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat periode 2025–2030. Langkah ini diambil mengingat baik Ono maupun tersangka utama, Ade Kuswara Kunang, merupakan politikus dari partai yang sama.
Ono Surono terpantau tiba di lokasi pemeriksaan pada pukul 08.23 WIB. Pasca pemeriksaan pada 15 Januari 2026 tersebut, Ono mengaku dicecar sekitar 15 pertanyaan oleh penyidik. Salah satu poin utama pemeriksaan adalah mengenai dugaan aliran uang dalam kasus yang melibatkan kader partainya tersebut.
”Iya, ada beberapa lah yang ditanyakan,” ujar Ono singkat saat memberikan keterangan kepada media.
Selain Ono Surono, KPK juga memanggil tujuh saksi lainnya yang mayoritas berasal dari lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) Kabupaten Bekasi. Langkah ini bertujuan untuk memetakan keterlibatan birokrat dalam proyek-proyek yang diduga menjadi objek suap.
Daftar Saksi dari Dinas SDA-BMBK yang Dipanggil:
AGM: Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air. DDH: Kabid Pembangunan Jalan. AFZ: Kabid Pembangunan Jembatan. TI: Kabid Bina Konstruksi. AGJ, HSR, & TLS: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada bidang terkait.
Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) kesepuluh pada tahun 2025 yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sepuluh orang, termasuk Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.
Dugaan suap ijon proyek ini terjadi dalam rentang waktu Desember 2024 hingga Desember 2025.
Diduga terdapat penerimaan uang terkait komitmen fee proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.
KPK masih mendalami apakah ada penerimaan uang lain di luar kasus suap proyek yang sedang ditangani saat ini.
”Untuk jumlah (uang), nanti kami akan update lagi karena memang ini masih akan terus didalami. Kami fokus pada tempus perkara suap ijon proyek ini,” tegas Budi Prasetyo
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan penggeledahan dan pemeriksaan saksi secara intensif untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke persidangan.
#beransurmedia #OnoSurono #dugaan #korupsi #BudiPrasetyo#KPK #sidang beransur.com
