Beransur, Bantul, DIY 21 November 2025 – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menunjukkan kemajuan signifikan. Progres fisik proyek ini dilaporkan telah mencapai 55 persen dan menjadi yang tercepat nomor tiga secara nasional. Kecepatan pembangunan ini disambut antusias oleh para nelayan setempat, yang tak sabar menanti beroperasinya sentra ekonomi terintegrasi ini.

​KNMP Bantul dirancang untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir. Di areanya kini tengah dikebut pembangunan beragam fasilitas penting, antara lain shelter pendaratan ikan, tambatan perahu, docking kapal perikanan, bengkel mesin kapal, gudang beku (cold storage) portable, pabrik es portable, serta berbagai sarana perikanan lainnya. Harapan Nelayan akan Penyerapan Hasil Tangkapan

Oplus_131072

​Punijo, Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Fajar Arum, Pantai Kuwaru, Bantul, menyatakan rasa senangnya atas program inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto ini. Program ini fokus pada pengembangan ekonomi pesisir melalui integrasi sarana dan prasarana pendukung.

​“Pastinya senang. Produk-produk kami dari Pantai Kuwaru, termasuk hasil tangkapan nelayan, bisa ter-cover atau terserap di Kampung Nelayan Merah Putih ini,” ujar Punijo.

​Sebelum adanya KNMP, Punijo menyebutkan bahwa para nelayan di Pantai Baru dan Pantai Kuwaru seringkali hanya bisa menjual hasil tangkapan utama seperti layur, trejet, dan tongkol kepada tengkulak. Sementara itu, ikan dengan nilai ekonomi rendah kerap sulit terjual.

​“Ya, mudah-mudahan dengan adanya KNMP di sini nanti bisa memperlancar atau mempermudah penjualan produk kami,” harapnya.

Fasilitas yang paling ditunggu oleh Punijo dan rekan-rekannya di KNMP Srandakan adalah gudang beku (cold storage).

​“Fasilitas yang paling ditunggu itu cold storage untuk pembekuan ikan. Itu yang paling riskan. Karena ikan yang kami tangkap kalau sudah ada cold storage, bisa tetap segar semua,” ungkap Punijo.

​Selain itu, para nelayan juga berharap banyak dukungan setelah KNMP resmi beroperasi, terutama terkait sarana penangkapan ikan. “Teman-teman senang karena ada banyak bantuan, terutama kapal dan mesin. Mereka sangat antusias dan semangat untuk bekerja ke depannya,” tambahnya

Punijo juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menginisiasi program ini.

​“Untuk Pak Presiden Prabowo, kami sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini. Semoga Pak Prabowo dan Pak Menteri KKP selalu sehat dan bisa membangun Indonesia sepenuhnya,” katanya, sambil berharap Presiden dan Menteri KKP berkenan mampir untuk merasakan kuliner lokal.

​Tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak 65 Kampung Nelayan Merah Putih dapat beroperasi di seluruh Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa program KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana perikanan semata, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia nelayan yang terlibat di dalamnya

#nelayan #prabowosubianto #prabowo #pangunanan #desanelayan #kampungnelayan #merahputih #bangunanmerahputih #KNMP #punijo #poncosari #srandakan #jogja #yogyakarta beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *