Beransur, Jakarta (26/8/2025) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah mempersiapkan layanan baru berupa kereta khusus untuk petani dan pedagang.

Sarana ini dirancang untuk mendukung mobilitas sekaligus memudahkan pengangkutan hasil panen maupun barang dagangan dari desa kekota secara lebih aman, leluasa, dan efisien

Gerbong kereta ini merupakan hasil modifikasi dari kereta kelas bisnis dan ekonomi, dan kini telah memasuki tahap pengujian.

Uji statis dilaksanakan pada 14–15 Agustus 2025 di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng, lalu dilanjutkan dengan uji dinamis pada 15 Agustus 2025 dengan rute Surabaya Gubeng–Lamongan (PP).

Menurut KAI, pengujian tahap awal dilakukan oleh jajaran internal. Tahap berikutnya akan melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub untuk sertifikasi resmi, terutama agar aspek keselamatan terpenuhi sebelum nantinya bisa melayani masyarakat luas.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa ide kereta khusus ini telah dibahas sejak Mei 2024. Gagasan itu kemudian diwujudkan melalui proses modifikasi sarana yang menyesuaikan kebutuhan petani dan pedagang.

“Konsep desainnya mengedepankan kemudahan akses dan ruang angkut yang lebih luas. Tempat duduk dipasang sejajar di sisi kiri dan kanan, sehingga ruang tengah lapang untuk menempatkan hasil pertanian atau barang dagangan, sekaligus memudahkan pergerakan di dalam kereta,” ujar Anne dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (26/8).

Beberapa detail teknis yang dimodifikasi antara lain:

1. Lebar pintu bordes diperbesar dari 800 mm menjadi 900 mm. Perubahan ini akan memudahkan proses bongkar muatan barang dan jumlah besar.

2. Sekat partisi dan bordes dihilangkan untuk memperlancar akses barang masuk maupun keluar.

3. Jumlah kursi dikurangi dari 106 menjadi 73 agar ruang angkut lebih luas. Desain ini memprioritaskan fleksibilitas untuk mengangkut barang sekaligus penumpang secara bersamaan agar ruang angkut lebih luas.

4. Toilet tetap tersedia satu unit per kereta.

5. Rak bagasi dipertahankan untuk kenyamanan penumpang.

Perubahan ini diharapkan menjawab kebutuhan nyata di lapangan, di mana petani dan pedagang memerlukan moda transportasi massal yang bisa mengangkut hasil panen maupun dagangan tanpa hambatan.

Ekonomi pangan dari CORE Indonesia, Eliza Mardian menyampaikan bahwa selama ini komoditas pertanian, perikanan, peternakan dan produk UMKM kebanyakan diangkut lewat jalur darat non-kereta sehingga relatif mahal dan memakan waktu cukup lama.

“Kalau dengan kereta ini akan lebih efisien karena sekali angkut bisa banyak dan waktu tempuhnya dapat lebih cepat. Jadi biaya ongkosnya lebih murah. Ini akan memudahkan produk petani nelayan peternak dan pengusaha UMKM lokal dalam pendistribusian barangnya,” katanya terpisah kepada Kumparan.

Layanan ini bukan sekadar inovasi transportasi biasa, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen KAI untuk mendukung perekonomian rakyat.

Berikut beberapa manfaat yang diharapkan dari program ini:

Meningkatkan Perekonomian Desa: Dengan kemudahan distribusi, petani dan pedagang bisa menjangkau pasar yang lebih luas di kota, sehingga peluang usaha dan keuntungan mereka pun meningkat.

Mengurangi Biaya Logistik: Petani atau pedagang tidak perlu lagi menyewa angkutan terpisah untuk barang dan perjalanan mereka. Gerbong ini memungkinkan keduanya diangkut dalam satu moda transportasi yang lebih efisien dan hemat biaya.

Mencegah Urbanisasi: Dengan meningkatnya kesejahteraan di desa berkat akses pasar yang lebih baik, program ini diharapkan dapat menahan laju urbanisasi.

Menghidupkan Kembali “KA Pasar”: Konsep ini sejatinya bukanlah hal baru. Pada masa lampau, PT KAI (dahulu PJKA) juga pernah mengoperasikan “KA Pasar” dan “KA Campuran” (penumpang dan barang) untuk tujuan serupa. Inovasi ini merupakan upaya menghidupkan kembali tradisi tersebut dengan penyesuaian modern.

Dengan adanya kereta khusus ini, peran kereta api diperkuat sebagai tulang punggung logistik nasional, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian dan perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *