Beransur, Jakarta, 13 Februari 2026 – Pemerintah Arab Saudi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap umat Muslim di Indonesia menjelang bulan suci Ramadan. Pada Rabu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, secara resmi menerima hibah sebanyak 100 ton kurma yang dikirimkan langsung oleh Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud.

​Penyerahan simbolis ini menjadi bagian dari tradisi tahunan Pemerintah Arab Saudi untuk berbagi berkah Ramadan dengan negara-negara berpenduduk Muslim besar, termasuk Indonesia.

“Hari ini, kita menerima bantuan luar biasa dari Kerajaan Arab Saudi berupa kurma untuk berbuka puasa bagi umat Islam di Indonesia. Bantuan kurma yang dikirim berjumlah 100 ton, dikemas dalam 4 kontainer, dengan masing-masing kontainer berisi 25 ton kurma,” ujar Menag, (14/2/2025).

​Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan logistik pangan, melainkan memiliki makna batiniah yang mendalam bagi masyarakat Indonesia.Menag juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas kepeduliannya terhadap umat Islam di Indonesia.

“Mungkin bagi Arab Saudi, bantuan ini tidak begitu besar, tetapi bagi masyarakat Indonesia, ini sangat berarti. Banyak dari mereka yang bahkan belum pernah melihat batang pohon kurma atau buah kurma secara langsung. Namun, setiap tahun mereka menerima berton-ton kurma secara gratis dari Arab Saudi,” tambahnya.

​Beliau juga menekankan bahwa tradisi mengonsumsi kurma saat berbuka puasa, sesuai sunnah Nabi, memperkuat ikatan emosional antara masyarakat Indonesia dengan tanah suci.

Bantuan kurma ini akan didistribusikan ke berbagai masjid, kampus, panti asuhan, serta daerah-daerah tertentu di Indonesia. Masjid Istiqlal, sebagai masjid terbesar di Indonesia, juga akan menerima distribusi kurma seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Distribusi bantuan ini akan mencakup masjid-masjid, kampus-kampus, panti asuhan, dan daerah-daerah tertentu yang datang langsung ke Jakarta untuk mengambilnya. Tentu saja, Masjid Istiqlal juga akan menerima bantuan ini, sebagaimana setiap tahun,” jelasnya.

“Mungkin tidak semua provinsi bisa terjangkau karena adanya kendala transportasi, tetapi kami berharap masyarakat yang berhak menerima bisa proaktif dalam mengambilnya,” lanjutnya.

Menag berharap, untuk sebagian umat Islam yang menerima bantuan kurma di Indonesia dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan serta meningkatkan ibadah.

“Saya berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat berbuka puasa dengan kurma, sebagaimana disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Terkait jenis kurmanya, ada berbagai jenis yang diberikan, tetapi semuanya berkualitas baik,” terang Menag.

Faisal Abdulah H. Amodi menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Pangeran Muhammad bin Salman terhadap umat Islam di seluruh dunia, khususnya di Indonesia.

“Bantuan ini merupakan salah satu komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam peranannya di dunia Islam, melalui bantuan kemanusiaan seperti pembagian kurma ini untuk bulan Ramadhan. Bantuan ini tidak hanya diberikan kepada negara-negara Islam, tetapi juga kepada negara-negara lain yang membutuhkan,” ungkap Dubes Faisal.

#beransurmedia #kurma #gratis #hadiah #RajaSalman #ArabSaudi #bulanramadhan #bulanberkah #bulanampunan #bulansuci #bulanpuasa #puasa #umatislam #islam beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *