Beransur, Jakarta, 17 Desember 2025 – Kabar baik datang dari Istana Negara untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Sumatra. Pemerintah baru saja memberikan lampu hijau agar ratusan ribu potong pakaian kualitas ekspor segera dikirim ke lokasi bencana.
Awalnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan pemberian izin khusus bagi sektor swasta untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam situasi krisis bencana saat sidang kabinet di Istana Negara, Senin (15/12). Ia melihat ada potensi besar dari sektor swasta, khususnya perusahaan garmen di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Ada dua perusahaan besar yang bersedia menyalurkan pakaian gagal ekspor yang masih layak pakai, masing – masing meyiapkan sekitar 100 ribu dan 25 ribu potongan pakaian
” Kami mohon dukungan dari Bapak Menteri Keuangan dan juga Bapak Menteri Perdagangan ini supaya bisa dikirimkan secepat mungkin 125 ribu pakaian ini.” kata tito.
Mendengar hal itu, Presiden Prabowo Subianto langsung setuju. Tak pakai lama, Presiden memberikan instruksi khusus:
Pakaian bantuan tersebut dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Distribusinya harus lewat Kemendagri agar tercatat dan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.
Presiden meminta prosesnya dipercepat agar warga di daerah bencana bisa segera berganti pakaian yang layak.
” Saya kiri bagus itu. dan ya, silakan dibebaskan dari PPN, tapi juga diwaspadai agar benar harus diserahkan kepada instansi, Dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri yang menerima dan bertanggung jawa. dan harus segera dikirim ke daerah bencana.” tutur prabowo
Tito juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menambah alokasi anggaran belanjar Rp268 Miliar Disiapkan Bukan cuma soal pakaian, pemerintah juga sudah menyiapkan “dana darurat” alias Belanja Tidak Terduga (BTT). untuk daerah terdampak bencana.
Rinciannya, Rp 60 Miliar untuk tiga Provinsi, serta Rp 208 Miliar untuk 52 Kabupaten dan Kota yang terdampak.
Mendagri Tito menekankan bahwa dana ratusan miliar ini harus diprioritaskan untuk kebutuhan individu.
” Semuanya sudah masuk. Dan kami sudah memberikan arahan bahwa itu utamanya untuk kebutuhan individual pak.” ujar Tito.
Pemerintah daerah telah diarahkan untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan individu masyarakat terdampak. Mulai dari, pakaian, sabun, sampo, kebutuhan perempuan, serta perlengkapan bayi.
” Yang seperti dari pusat memang banyak membantu yang pokok, beras, minyak goreng, dan lain-lain. tapi yang kecil – keci.seperti pakaian, sabun, sampo, keperluan wanita, keperluan bayi, dan itu yang kami arahkan kepada mereka untuk utamanya itu pak,” jelas Tito.
”Utamanya untuk kebutuhan individual masyarakat,” tegas Tito saat melaporkan kesiapan anggaran tersebut kepada Presiden.
#beransurmedia #individu #bencana #alam #bencanaalam #banjir #prabowosubianto #prabowo #tito #sumatera #bantuan #korban beransur.com
