Beransur, Sidoarjo, 30 September 2025 — Sebuah insiden tragis menyelimuti Pondok Pesantren Al-Khoziny di Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hari ini. Sebagian bangunan asrama putra di kompleks pesantren tersebut ambruk, menimpa puluhan santri yang tengah melaksanakan salat Asar berjamaah.
Peristiwa nahas ini terjadi pada sore hari, sekitar pukul 14.40 hingga menjelang 15.00 WIB. Bangunan yang runtuh dilaporkan adalah musala di lantai dua dari gedung asrama putra yang memiliki dua hingga tiga lantai. Menurut kesaksian santri, gedung sempat bergoyang sesaat sebelum ambruk total, tepat ketika para santri memasuki rakaat kedua salat.
Korban dan Proses Evakuasi yang Dramatis
Pasca-kejadian, lokasi diselimuti kepanikan. Debu tebal mengepul dari reruntuhan, sementara santri lainnya berhamburan mencari keselamatan dan berupaya menolong rekan-rekan mereka yang tertimpa material bangunan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan BPBD Sidoarjo segera dikerahkan. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh kehati-hatian karena adanya dugaan santri yang masih terjebak. Puluhan ambulans dikerahkan untuk membawa korban luka ke rumah sakit, termasuk RSUD Sidoarjo.
Dugaan Penyebab: Struktur Tidak Sesuai Standar
Mengenai penyebab ambruknya bangunan, dugaan sementara mengarah kuat pada faktor struktural. Keterangan dari Pemerintah Daerah, termasuk Bupati Sidoarjo, menyebutkan bahwa gedung tersebut merupakan bangunan baru yang masih dalam tahap pembangunan atau pengecoran.
Diduga kuat bahwa konstruksi tidak sesuai standar, dan ditemukan indikasi bahwa bangunan tersebut belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pemerintah daerah menegaskan bahwa tidak ada indikasi bencana alam yang menyebabkan keruntuhan.
Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo telah memimpin langsung penanganan dan berjanji akan melakukan investigasi mendalam untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tragis ini.
Solusi dan Langkah Tindak Lanjut
Tragedi ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan bangunan, terutama pada fasilitas umum seperti pondok pesantren yang menampung banyak orang. Berikut adalah usulan solusi untuk penanganan pasca-tragedi dan pencegahan di masa depan:
1. Penanganan Segera Pasca-Tragedi (Jangka Pendek)
Investigasi Menyeluruh: Pemerintah daerah harus segera membentuk tim investigasi independen yang melibatkan ahli konstruksi (teknik sipil) untuk mengusut tuntas penyebab utama keruntuhan, termasuk audit material dan proses pengerjaan.
Audit Hukum dan Pertanggungjawaban: Menentukan pihak yang bertanggung jawab, mulai dari kontraktor, pengembang, hingga pengawas proyek. Jika terbukti ada kelalaian, proses hukum harus ditegakkan.
Bantuan Korban: Pemerintah dan pihak Yayasan harus memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka ditanggung penuh. Pemberian santunan dan bantuan psikologis (trauma healing) wajib diberikan kepada korban selamat, keluarga korban meninggal, dan seluruh komunitas pesantren.
2. Pencegahan dan Perbaikan Tata Kelola Bangunan (Jangka Panjang)
Audit Bangunan Pesantren Nasional: Mendorong pemerintah pusat (Kementerian Agama dan Kementerian PUPR) untuk melakukan audit struktural dan perizinan terhadap semua bangunan pesantren dan sekolah berasrama di seluruh Indonesia, terutama yang baru dibangun atau sedang dalam proses pembangunan, untuk mencegah tragedi serupa.
Wajib Patuh IMB: Memperketat pengawasan perizinan. Pemerintah daerah harus tegas menindak pembangunan yang tidak memiliki IMB atau melanggar spesifikasi teknis, terlepas dari status kepemilikan (yayasan atau swasta).
Penyusunan Pedoman Konstruksi Khusus: Kementerian terkait perlu menyusun pedoman teknis konstruksi yang ketat dan spesifik untuk bangunan asrama dan fasilitas pendidikan, yang menekankan pada standar keselamatan tinggi.
Edukasi dan Pelatihan Mitigasi Bencana: Memberikan pelatihan rutin kepada pengurus dan santri pesantren mengenai prosedur evakuasi darurat, pertolongan pertama, dan mitigasi risiko struktural.
Tragedi di Al-Khoziny ini harus menjadi pelajaran pahit dan momentum untuk menegakkan disiplin konstruksi demi keselamatan generasi penerus bangsa.
#beransur #bangunan #fasilitas #umum #al-khoziny #ambruk #pesantren #sidoarjo #buduran #jawatimur

[…] Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk, Puluhan Santri Tertimpa Reruntuhan […]