Beransur, Bekasi, 12 Februari 2026 – Situasi arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama Bekasi sempat memanas akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan sopir Angkutan Kota (Angkot). Dalam sebuah video yang beredar, terlihat massa yang emosional melakukan penghadangan terhadap armada Bus Trans Beken yang melintasi jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, hari ini kamis (12/2/2026)
Berdasarkan keterangan di lokasi, aksi penghadangan ini diduga dipicu oleh keresahan para sopir angkot terhadap pengoperasian Bus Trans Beken.
Para sopir angkot merasa kehadiran bus Trans Beken mengambil jalur yang sama, sehingga mengurangi jumlah penumpang mereka secara signifikan. Massa menuntut pemerintah setempat untuk mengevaluasi kembali skema operasional bus tersebut agar tidak mematikan mata pencaharian transportasi tradisional. pasa supir merasa kurangnya sosialisasi yang melibatkan komunitas sopir angkot sebelum layanan bus baru tersebut diluncurkan.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) terlihat bersiaga di lokasi untuk meredam ketegangan. Petugas berupaya melakukan negosiasi dengan para perwakilan sopir angkot agar bus bisa segera melintas dan tidak membahayakan penumpang yang ada di dalamnya.
“Ya, alhamdulillah sudah aman, massa sudah bubar. Demo protes Trans Bekasi Keren, tapi sudah aman,” kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, Kamis (12/2/2026).
Petugas Polres Metro Bekasi Kota turun melakukan negosiasi humanis dengan para koordinator lapangan (korlap). Melalui komunikasi yang persuasif, dan berhasil meyakinkan massa untuk membuka kembali akses jalan bagi masyarakat umum dan memfasilitasi perwakilan sopir untuk melakukan audiensi langsung dengan Pemkot Bekasi.
“Fokus utama kami adalah menjamin hak penyampaian aspirasi berjalan lancar tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas pengguna jalan. Kami bersyukur para perwakilan supir bersedia menempuh jalur dialog di Kantor Pemkot,” ujar Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota Kompol Agus Rohmat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan serius pada armada bus maupun korban luka. Namun, operasional Trans Beken di jalur tersebut sempat terhenti sementara demi alasan keamanan.
Warga pengguna transportasi umum berharap pemerintah segera turun tangan untuk memberikan solusi yang adil.
“Kami butuh bus yang nyaman, tapi kami juga tidak ingin melihat sopir angkot kehilangan pekerjaan. Harus ada jalan tengahnya,” ujar salah satu pengguna jalan yang terjebak macet.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan mediasi antara pihak pengelola Trans Beken dan komunitas angkot untuk mencegah aksi serupa terulang kembali di masa mendatang.
#beransurmedia #angkot #demo #sosialisasi #kebijakan #trayek #rute #transbeken #kotabekasi #bekasi #sopir #pemkotbekasi #transportasi #solusi #transportasiumum beransur.com
