Beransur, Bekasi, 27 Maret 2026 – Sebuah mobil Suzuki APV berakhir di tengah area persawahan dekat RS Ananda Babelan, Kelurahan Kebalen, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (26/3/2026). Insiden ini diduga dipicu oleh pengemudi yang panik setelah terlibat kecelakaan beruntun sebelum akhirnya kehilangan kendali.

​Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula sekitar satu kilometer dari lokasi jatuhnya mobil, tepatnya di sekitar kantor PLN. Pengemudi Suzuki APV berinisial H (32) awalnya menabrak sebuah mobil Toyota Agya.

Agus mengatakan peristiwa bermula saat ia keluar dari kantor PLN Unit Babelan. Tiba-tiba, kendaraan yang dikendarai H (32) menabrak mobilnya dari belakang.

“Saya pun sempat terpental, cuma tidak terlalu jauh karena saya masih bisa kendalikan,” ujar Agus saat ditemui di lokasi.

Agus kemudian turun dan memeriksa kondisi mobilnya yang mengalami kerusakan dan kesulitan untuk dikendarai.

“Saya cek mobil saya, ternyata ada kesulitan untuk jalan, jadi saya paksain parkir. Pas di depan pom bensin, ternyata ada mobil pick-up tertabrak juga sama dia (pengemudi APV),” ujarnya.

​Bukannya berhenti, H justru memacu kendaraannya untuk melarikan diri. Dalam pelariannya, ia kembali menabrak mobil jenis losbak. Upaya warga dan pengguna jalan untuk memberhentikan pelaku membuat H semakin hilang kendali hingga mobilnya terjun bebas ke area persawahan.

​“Pelaku berusaha diberhentikan tetapi masih melaju kencang. Akhirnya menabrak kembali mobil losbak, kemudian berusaha diberhentikan kembali hingga hilang kendali dan masuk ke dalam sawah,” ujar Kompol Wito di lokasi kejadian.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif dan kondisi psikologis pengemudi. Saat diamankan, H yang didampingi pihak keluarga tampak dalam kondisi linglung. Polisi berencana membawa H ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan apakah ada pengaruh zat tertentu atau murni faktor kesehatan.

“Masih kami lakukan penyelidikan. Nanti pihak Laka Lantas yang akan melakukan olah TKP yang lebih dalam,” kata Wito.

​Unit Laka Lantas juga tengah menganalisis kecepatan kendaraan saat insiden berlangsung.​ ​Proses evakuasi mobil Suzuki APV tersebut berlangsung cukup dramatis dan melibatkan warga setempat serta anggota Pokdar Kamtibmas. Proses evakuasi mengalami kendala karena kondisi medan yang berlumpur serta kerusakan pada kendaraan.

“Kemudian kuncinya patah, jadi tidak bisa belok dan kami datangkan bengkel juga supaya bisa diatasi,” ujar Wito.

​Akibat proses evakuasi dan kerumunan warga, arus lalu lintas di sekitar Kelurahan Kebalen sempat mengalami kemacetan sepanjang 100 hingga 200 meter. Ia menambahkan, posisi kendaraan yang berada di area sawah dengan tanggul cukup tinggi membuat proses penarikan harus menggunakan alat bantu.

“Karena tanggulnya terlalu tinggi, sehingga harus ada alat bantu untuk menopang roda saat ditarik nanti. Kita juga sudah datangkan mobil derek,” katanya.

Beruntung, Kompol Wito memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, meski kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

#beransurmedia #suzukiAPV #RSAnandaBabelan #KelurahanKebalen #KabupatenBekasi #KompolWito #masuksawah #sawah #bekasi #kendaraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *