Beransur, Jakarta, 23 Januari 2026 – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada Januari 2026. Keputusan ini juga diikuti dengan tetap dipertahankannya suku bunga Deposit Facility sebesar 4,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Langkah ini dipandang sebagai strategi “pro-stability” guna membentengi ekonomi domestik dari guncangan eksternal yang masih fluktuatif di awal tahun.

Gubernur Bank Indonesia menyatakan bahwa kebijakan menahan suku bunga ini merupakan cerminan sikap kehati-hatian (prudence) bank sentral. Saat ini, dinamika ekonomi global masih diselimuti ketidakpastian, terutama mengenai arah kebijakan moneter negara-negara maju (seperti The Fed) yang memicu volatilitas di pasar keuangan internasional.

Penahanan BI Rate bertujuan utama untuk menjaga stabilitas rupiah serta memberikan penyangga agar nilai tukar tetap menarik bagi investor di tengah tekanan pasar global. Memastikan laju inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran yang telah ditetapkan pemerintah dan BI. Menyeimbangkan antara perlunya stabilitas moneter dengan tetap memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Keputusan ini disambut sebagai sinyal positif bagi sektor riil. Dengan BI Rate yang stabil, perbankan diharapkan tidak akan melakukan penyesuaian signifikan terhadap suku bunga kredit maupun simpanan dalam waktu dekat.

Meski saat ini ditahan, Bank Indonesia menegaskan bahwa arah kebijakan moneter ke depan akan bersifat “data-dependent”. Artinya, BI tetap membuka ruang penyesuaian suku bunga jika kondisi ekonomi berubah secara drastis.

Beberapa indikator kunci yang akan dipantau ketat oleh otoritas moneter dalam beberapa bulan mendatang meliputi pergerakan nilai tukar Rupiah, realisasi angka inflasi bulanan, serta dinamika pertumbuhan ekonomi domestik di tengah risiko perlambatan global.

#beransurmedia #ekonomi #bankindonesia #BI #global #pergerakan #tukaruang #tukarrupiah #rupiah #indonesia beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *