Beransur, Bekasi 26 November 2025 – Jadi, pas perayaan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 kemarin, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kasih kado istimewa. Beliau resmi mengumumkan kebijakan keren: mengangkat guru-guru honorer jadi PPPK Paruh Waktu (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)!
Pengumuman ini keluar hari Selasa, 25 November 2025. Tentunya ini jadi berita super melegakan buat ratusan guru yang selama ini galau nunggu kejelasan status kerja mereka.
Angin Segar buat Para Guru
Langkah Wali Kota ini adalah bentuk apresiasi nyata dari Pemkot Bekasi buat para guru yang udah berdedikasi banget mencerdaskan anak-anak di sana, meskipun selama ini statusnya masih honorer.
Wali Kota Tri Adhianto bilang, kebijakan ini adalah respons cepat pemerintah kota terhadap isu kesejahteraan guru honorer. Selama ini, mereka itu ujung tombak pendidikan, tapi seringkali fasilitas dan ruang geraknya terbatas.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto tegas banget menunjukkan keberpihakannya. Beliau bilang:
“Ini adalah wujud keberpihakan pemerintah terhadap perjuangan para guru. Mereka tetap hadir dan mengabdi untuk anak-anak bangsa tanpa melihat status. Kini saatnya pemerintah memberikan kepastian, perlindungan, serta penghargaan yang layak.”
Wali Kota juga menekankan bahwa perubahan status jadi PPPK Paruh Waktu ini bukan cuma ganti label administrasi. Ini dampaknya besar banget buat jaminan hidup para guru, yaitu:
Kepastian Hukum: Guru nggak perlu lagi khawatir di-PHK seenaknya.
Jaminan Sosial: Mereka dapat akses ke perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan.
Profesionalitas: Ada kesempatan karir yang lebih jelas dan terstruktur.
Beliau menutup dengan optimis:
“Dengan status PPPK paruh waktu, para guru honorer mendapatkan ruang lebih luas untuk berkembang serta menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas bagi peserta didik. Ini bukan hanya soal penghasilan, tapi soal martabat profesi.”
Kebijakan Ini Hasil Kerjasama Solid
Program pengangkatan ini bisa jalan karena ada kolaborasi kuat antara Dinas Pendidikan Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi, dan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU).
PERGUNU punya peran penting karena mereka yang bikin kajian mendalam soal kondisi guru honorer di lapangan. Kajian ini jadi dasar ilmiah yang dipakai Pemkot buat bikin kebijakan ini.
Intinya, langkah ini diharapkan bisa jadi proyek percontohan (pilot project) untuk menyelesaikan masalah guru honorer secara bertahap dan berkelanjutan di Kota Bekasi. Keren!
#beransur #pppk #guru #honorer #DPRD #PERGUNU #persatuanguru #solid #triadhianto #kotabekasi #bekasi
