Beransur, Jakarta, 22 Maret 2026 – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Istana Merdeka pada perayaan Idul Fitri tahun ini. Presiden Prabowo Subianto menggelar acara open house dan halal bihalal yang dihadiri oleh sejumlah tokoh bangsa, termasuk dua mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat (21/3/2026).
Momen langka ini menjadi pusat perhatian publik karena mempertemukan para pemimpin dan mantan pemimpin negara dalam satu bingkai silaturahmi yang sejuk di tengah suasana hari kemenangan.
Acara yang dimulai sejak pagi hari tersebut awalnya diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin bersilaturahmi langsung dengan Kepala Negara. Namun, suasana semakin meriah saat rombongan Presiden ke-6 RI, SBY, dan Presiden ke-7 RI, Jokowi, tiba di kompleks Istana.
Presiden Prabowo tampak menyambut langsung kedatangan SBY dan Jokowi di selasar Istana. Dalam foto yang beredar, Prabowo yang mengenakan busana muslim berwarna biru cerah terlihat berbincang akrab sambil menggandeng tangan SBY, menunjukkan rasa hormat dan kedekatan personal yang mendalam.
Meski bersifat informal, kehadiran kedua tokoh tersebut menyiratkan pesan persatuan yang kuat bagi masyarakat Indonesia pasca-pemilu.
“Ada informasi yang tadi baru saja kami terima juga berkenaan dengan kehadiran Bapak Presiden SBY dan Bapak Presiden Jokowi,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan.
SBY hadir bersama anak, menantu, hingga cucu, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental. Setelah bersalaman, mereka kemudian memasuki Istana untuk berbincang secara tertutup sebelum mengabadikan momen bersama dalam sesi foto.
Tak hanya itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga tampak turut bergabung dalam momen tersebut, memperkuat kesan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesinambungan kepemimpinan nasional lintas generasi.
Sementara itu, kehadiran Jokowi juga menjadi bagian penting dalam rangkaian silaturahmi tersebut. Sebagai presiden yang menjabat sebelum Prabowo, interaksi keduanya menunjukkan hubungan yang tetap terjaga dengan baik. Momen ini sekaligus memperlihatkan stabilitas politik Indonesia yang mampu menjaga komunikasi antar elite negara.
Open house Lebaran yang digelar Prabowo sendiri memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia sebelumnya menegaskan agar kegiatan tersebut tidak dilakukan secara berlebihan.
“Kita juga harus memberi contoh open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan,” kata Prabowo dalam salah satu arahannya kepada jajaran kabinet
Sebelum menyambut para tokoh naratama (VVIP), Presiden Prabowo terlebih dahulu menyapa ribuan warga yang telah mengantre di halaman tengah Istana sejak usai salat Id. open house juga menjadi sarana penting untuk membangun kedekatan emosional. Warga yang hadir tampak antusias, bahkan sebagian mengaku baru pertama kali bisa masuk ke Istana dan bertemu langsung dengan kepala negara.
Pertemuan tiga tokoh besar ini dinilai banyak pihak sebagai simbol keberlanjutan dan stabilitas politik nasional. Tidak hanya sekadar seremoni lebaran, momen ini menjadi penyejuk di tengah dinamika pembangunan yang sedang berjalan.
Pengamat politik menilai momen ini sebagai langkah positif dalam menjaga stabilitas nasional. Silaturahmi antar pemimpin, terutama dalam suasana religius seperti Lebaran, dinilai mampu meredam potensi polarisasi di masyarakat.
Setelah sesi foto bersama dan berbincang di ruang utama, para tamu undangan kemudian menikmati hidangan khas lebaran seperti ketupat rendang dan opor ayam yang disiapkan khusus oleh dapur Istana.
#beransurmedia #PrabowoSubianto #SusiloBambangYudhoyono #JokoWidodo #OpenHouse #GibranRakabumingRaka #IdulFitri #idulfitri2026 #lebaran2026 #maafmaafan #silaturahmi #presidenRI #moment beransur.com
