Beransur, Amman, Yordania 4 Maret 2026 – Ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah, khususnya dampak dari konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, mulai berdampak langsung pada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah tersebut.

Hal itu diketahui dari video yang viral di media sosial menunjukkan para peziarah Nasrani yang sedang meminta tolong ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania karena kepulangannya tertahan.

Sedikitnya ada 24 orang peserta tur rohani dikelola Renata Tour Travel asal Surabaya yang hingga kini masih tertahan di Amman. Mereka belum bisa kembali ke Indonesia karena seluruh penerbangan di Yordania ditutup total imbas perang Iran.

Pihak kantor Renata Tour Travel di kawasan Klampis Ngasem, Surabaya membenarkan peserta tur mereka yang sedang di Yordania sempat tertahan pulang ke Indonesia imbas perang di Iran.

Penutupan akses penerbangan yang dimulai sejak 3 Maret 2026 telah melumpuhkan jadwal kepulangan para wisatawan religi ini.
Seharusnya, rombongan ini dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 4 Maret 2026. Namun, akibat situasi perang yang memanas, penerbangan dari Yordania dihentikan sepenuhnya.

“Setelah kami meminta bantuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman Yordania. Pihak KBRI membantu para peserta kami pulang melalui jalur lain. Peserta tur dipindah ke Kairo, Mesir via jalur darat, karena masih banyak penerbangan dari Kairo,” ujar staf Renata Tour Travel Kresentia Verena, Kamis (5/3/2026).

Staf Renata Tour Travel, Kresentia Verena, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan otoritas diplomatik untuk menyelamatkan para peserta. Mereka menempuh perjalanan selama 9 jam untuk sampai di Kairo. Selain itu pihak travel juga menanggung semua penginapan peserta selama tertahan disana.

“Meskipun belum pasti mendapat tiket kepulangan ke Indonesia via Kairo, kami dan pihak KBRI tengah mengusahakan untuk tiket penerbangan ke Indonesia segera didapatkan,” imbuh Verena..

Saat ini, para peserta ziarah ke situs suci tersebut sudah mulai terlihat bisa tersenyum, terlihat dari video yang dibagikan tour leader.

Sementara itu, saat ini diduga masih ada sekitar 200 peserta tur ziarah yang masih tertahan di Amman, Yordania karena tidak ada penerbangan.

​Pemerintah Indonesia melalui KBRI Amman terus bersiaga memberikan perlindungan bagi WNI yang terjebak di zona konflik. Upaya diplomasi dan penyediaan rute alternatif menjadi prioritas utama guna memastikan seluruh warga negara bisa keluar dari wilayah terdampak dengan selamat.

Hingga saat ini, pihak travel dan KBRI masih terus berburu tiket penerbangan secara beransur dari Kairo agar para peziarah dapat segera dipulangkan ke Indonesia dalam waktu dekat.

#beransurmedia #peziarah #nasrani #RI #KBRI #KedutaanBesarRepublikIndonesia #amman #yordania #KresentiaVerena #kairo #mesir #renata beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *