Beransur, Bekasi 1 Febuari 2026 – Dalam perjalanan menuju puncak, tantangan terberat seringkali bukan berasal dari medan yang terjal, melainkan dari komentar-komentar negatif yang mencoba mematahkan semangat. Ada satu hukum tidak tertulis dalam kehidupan: Kritikan yang paling tajam selalu datang dari penonton, bukan dari pemenang.
1. Dangkalnya Pemikiran di Balik Suara Berisik
Pernahkah Anda memperhatikan bahwa mereka yang paling banyak bicara biasanya adalah mereka yang pemikirannya paling dangkal? Mereka adalah golongan yang mudah menghakimi namun nol solusi.
Berbeda dengan para pemenang yang fokus pada eksekusi, para pengamat ini hanya fokus pada kegagalan orang lain untuk menutupi ketidakmampuan mereka sendiri.
2. Etika Mereka yang Berada di Puncak
Mereka yang sudah sampai di atas jarang sekali “berisik”. Mengapa? Karena mereka pernah berada di posisi Anda. Mereka tahu persis betapa perihnya kegagalan, Betapa menguras energinya perjuangan mendaki.
Dan betapa sunyinya saat berada di titik terendah.
Karena mereka tahu betapa sulitnya mendaki, mereka tidak akan membuang waktu untuk menjatuhkan pendaki lain. Sebaliknya, mereka akan memberikan tangan untuk membantu.
3. Memilih Mentor, Bukan Komentator
Jangan buang waktu Anda mendengarkan mereka yang hanya ingin melihat Anda hancur. Mulailah memilah suara yang masuk ke telinga Anda. Dengarkanlah mereka yang pernah “berdarah-darah” dalam perjuangan.
Dengarkan mereka yang bisa berkata, “Bangkit, kamu bisa!” karena mereka bicara berdasarkan pengalaman, bukan sekadar asumsi. Pemenang sejati tidak pernah merasa terancam oleh keberhasilan orang lain. Mereka tidak sibuk mematikan cahaya orang lain hanya agar cahaya mereka terlihat lebih terang
Jadilah pemenang yang fokus pada langkah kaki sendiri. Biarkan para penonton tetap dengan kebisingannya, sementara Anda terus mendaki hingga suara mereka tak lagi terdengar dari ketinggian tempat Anda berdiri.
#beransurmedia #pemenang #loser #penonton #berisik #diam #emas #langkahkecil #melangkah #terusmelangkah #motivasi beransur.com
