KAHRIZAK, IRAN – Situasi di Iran semakin mencekam seiring dengan meluasnya gelombang demonstrasi yang kini telah menjangkau lebih dari 100 kota dan desa di seluruh negeri. Pemerintah Iran kini menghadapi tuduhan serius terkait tindakan represif aparat keamanan dalam upaya meredam protes massa yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Lembaga hak asasi manusia, Human Rights Activists (HRA), melaporkan data terbaru yang menunjukkan eskalasi kekerasan yang mengkhawatirkan. Dalam dua pekan terakhir saja, jumlah korban tewas terkonfirmasi telah mencapai 490 orang.
Namun, para aktivis dan pengamat internasional mengkhawatirkan bahwa angka riil di lapangan jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan secara resmi, mengingat sulitnya akses informasi dan pemutusan jaringan internet di beberapa wilayah konflik.
Sebuah video yang tersebar luas di media sosial pada Sabtu (10/01/2026) memperlihatkan pemandangan tragis di wilayah Kahrizak, selatan Teheran. Dalam rekaman tersebut, terlihat tumpukan puluhan jenazah yang diletakkan di luar area kamar mayat yang sudah tidak mampu lagi menampung jumlah korban.
Kondisi ini memicu kemarahan publik lebih lanjut dan menjadi bukti visual nyata mengenai skala fatalitas dari bentrokan yang terjadi antara demonstran dan aparat keamanan.
Dunia internasional terus memantau perkembangan di Iran dengan saksama. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan global meliputi: Kecaman terhadap penggunaan kekuatan mematikan terhadap demonstran yang tidak bersenjata. Desakan agar pemerintah Iran membuka kembali akses komunikasi agar bantuan kemanusiaan dan pelaporan independen dapat dilakukan.
Permintaan dari berbagai lembaga HAM dunia agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia berat selama demonstrasi berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, gelombang protes dilaporkan masih terus berlanjut di beberapa titik kunci, sementara pemerintah setempat belum memberikan pernyataan resmi terbaru mengenai temuan jenazah di Kahrizak tersebut.
#beransurmedia #iran #kahrizak #HumanRightsActivists #HRA #korbanjiwa #demonstrasi
