Beransur, Tangerang Selatan, 12 Januari 2026 – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (8/1/2026). Aksi ini merupakan puncak kekecewaan warga dan mahasiswa atas permasalahan sampah yang dinilai tak kunjung menemui titik terang.

​Dalam aksi tersebut, massa melakukan tindakan simbolis dengan menumpahkan muatan sampah dari dua unit truk tepat di area kantor Wali Kota. Aksi ini sempat menarik perhatian publik sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan oleh pihak kepolisian.

​Kapolsek Ciputat timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa aksi unjuk rasa ini diikuti oleh sekitar 30 orang peserta. Dimulai pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.06 WIB.

Penurunan sampah dari dua truk pengangkut diikuti dengan orasi yang dilakukan di samping kantor Wali Kota. Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung dikerahkan untuk membersihkan kembali lokasi.

“Sampah diangkut kembali dengan kendaraan Dinas Lingkungan Hidup Bidang Persampahan,” ujar Kompol Bambang.

​Mahasiswa membawa tujuh poin tuntutan utama yang ditujukan kepada Wali Kota dan Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan:

Mendesak DLH segera mengangkut sampah di titik-titik rawan penumpukan.

Meminta Wali Kota segera mengambil kebijakan nyata untuk menyelesaikan krisis sampah.

Mendesak peningkatan intensitas pengangkutan sampah rutin dan penambahan armada pendukung.

Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di Tangsel.

Meminta Wali Kota bertanggung jawab atas maraknya pembuangan sampah liar.

Mendorong pengelolaan residu sampah melalui teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Menuntut transparansi dan akuntabilitas kinerja DLH kepada publik secara terbuka.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Kantor Wali Kota Tangerang Selatan dilaporkan telah kembali kondusif. Meski sempat terjadi ketegangan akibat penumpahan sampah, massa membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan aspirasi mereka.

​Pemerintah Kota Tangerang Selatan diharapkan segera memberikan respons resmi terkait tuntutan penggunaan teknologi PSEL dan perbaikan manajemen armada sampah guna mencegah penumpukan serupa di masa mendatang.

#beransurmedia #tangerang #tangerangselatan #demonstrasi #dinaskebersihan #sampah #BambangAskarSodiq #ciputattimur #ciputat #DinaLingkunganHidup #DHL beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *