Jakarta Timur, 9 Desember 2025 – Kasus penggelapan dana oleh seorang penyelenggara pernikahan (Wedding Organizer/WO) bernama Ayu Puspita akhirnya terbongkar. Skandal ini mencuat setelah korban-korban yang sudah membayar jasa WO tidak mendapatkan layanan katering seperti yang dijanjikan, hingga membuat mereka beramai-ramai mendatangi dan menggeruduk rumah pelaku di kawasan Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Minggu (7/12/2025) Malam.

​Ayu Puspita, yang kini harus berhadapan dengan hukum, mengakui perbuatannya. Kepada pihak kepolisian, ia menyatakan bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk membiayai pernikahan kliennya telah habis. Uang tersebut ia gunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk berlibur ke luar negeri dan membeli rumah.

Diperkirakan lebih dari 200 orang datang untuk menuntut klarifikasi usai ditipu oleh pelaku, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Teta menjelaskan dilokasi untuk melakukan mediasi antara korban dan pelaku.

“Upaya mediasi ini untuk mencegah terjadinya aksi anarkis dilokasi penggerudukan,” ucapnya, selasa (9/12/2025)

​Pada saat penemuan kasus ini, saldo rekening Ayu Puspita hanya tersisa Rp 463 Ribu. Nominal yang sangat kecil ini berbanding terbalik dengan kerugian besar yang diderita oleh puluhan kliennya.

​”Saldo Hanya Rp 463 Ribu, Ayu Puspita Akui Uang Klien Dipakai Jalan ke Luar Negeri & Beli Rumah,” demikian tertulis pada salah satu kutipan berita yang viral.

Polisi telah memeriksa saksi, menahan para terlapor untuk tetap tenang, serta meminta sejumlah barang bukti berupa bukti tranfer, percakapan whatshapp, data katering, dan panduan acara pernikahan.

Seperti salah satu korban bernama samuel yang mengaku telah membayar WO sebesar rp 82 juta untuk pesta di gedung pelindo, namun acara berantakan dan tamu pulang lebih awal.

“Aku lunas kak sekitar Rp 82 Juta plus-plus.”ujarnya

​Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi mendalam saat memilih vendor pernikahan. Ayu Puspita kini terancam dijerat pasal berlapis terkait penggelapan dan penipuan.

ayupuspita #penipuan #penggelapanwo #beritaterkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *