Beransur, Tapteng 26 November 2025 – Sejak Sabtu pekan lalu sampai Selasa malam (25 November 2025), Sumatera Utara lagi dilanda bencana alam akibat hujan deras yang mengguyur terus-menerus. Akibatnya, banjir dan longsor terjadi di mana-mana, dan sayangnya sudah ada korban jiwa.

​Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, bilang ada tujuh kabupaten/kota yang kena dampaknya.

​Yang paling parah, di Tapanuli Tengah (Tapteng), khususnya di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, empat orang sekeluarga meninggal dunia karena tertimbun longsor.

​Korban: Seorang ibu rumah tangga, Dewi Hutabarat, bersama tiga anaknya: Tio Arta Rouli, Vania Aurora, dan Ilona Lumbantobing.
​Longsor diduga terjadi dini hari setelah hujan lebat. Keempat korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, tertimbun di dalam rumah mereka.

​Selain korban jiwa, di Kecamatan Tukka, Tapteng, ratusan warga juga terpaksa mengungsi akibat banjir bandang.
​
​Banjir bandang juga menerjang Tapanuli Selatan (Tapsel), tepatnya di Huta Godang, Batangtoru, meski belum ada laporan korban jiwa di sana.
​
Masih di Tapsel, jalan penghubung menuju Mandailing Natal (Madina) di Desa Rianite terputus total karena longsor.
​
Delapan kecamatan di Madina juga kebanjiran, dan longsor terjadi di Panyabungan Selatan. Syukurlah, belum ada korban jiwa di sini.
​
Sungai Aek Mahassan meluap di Desa Sitolubahal dan Robean, merendam sekitar 60 rumah. Di Desa Robean, dua rumah kena longsor dan satu keluarga terluka, namun sudah dievakuasi ke Puskesmas.
​
Longsor menutup jalan sepanjang 25 meter dan merusak beberapa rumah, terjadi di dua titik pada Senin dini hari.

​Empat kecamatan terendam banjir setinggi 30 hingga 50 sentimeter.
​Data BPBD Sumut per Selasa malam (25/11/2025) menyebutkan, info terakhir korban jiwa terdapat di Tapteng.

#beransur #banjir #lonsor #BPBD #sumut #sumatrautara #sumatra #tapteng #robean #sitolubahal #madina #aekmahassan #tapanuliselatan #tapanuli #tukka #tuahtaramajayasaragih beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *