Beransur, Jakarta 16 November 2025 – Kediaman mewah milik Wakil Ketua Komisi III DPR RI nonaktif, H. Ahmad Sahroni, yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini telah rata dengan tanah. Pembongkaran total ini dilakukan setelah rumah tersebut menjadi sasaran aksi penjarahan dan perusakan oleh sekelompok massa tak dikenal beberapa waktu lalu.
Proses perobohan bangunan tiga lantai ini tuntas pada pertengahan November 2025, menandai babak baru bagi politisi yang dikenal sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok” ini.
Pembongkaran ini bukanlah pertanda Sahroni pindah, melainkan sebuah langkah krusial untuk rekonstruksi total. Bangunan lama yang berdiri megah di lokasi tersebut mengalami kerusakan parah setelah insiden penjarahan pada akhir Agustus 2025.
Ahmad Sahroni berencana membangun kembali rumahnya di lahan yang sama dengan konsep baru yang lebih luas dan mewah. Keputusan ini diambil lantaran kondisi fisik bangunan lama dinilai sudah tidak layak dan untuk menghilangkan trauma psikologis pasca-insiden perusakan.
Aksi pembongkaran yang menarik perhatian warga sekitar ini rumah yang dirobohkan memiliki dimensi yang cukup besar, menunjukkan kemewahan sebelum dirusak:
Luas Bangunan Awal: Sekitar 400 meter persegi.
Tinggi Bangunan: Mencapai 12 hingga 13 meter, terdiri dari 3 lantai.
Untuk meratakan bangunan seluas 400 meter persegi tersebut, Sahroni menggunakan jasa alat berat berupa ekskavator dan truk pengangkut puing. Proses perobohan ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar dua minggu.
Diperkirakan, total biaya yang dikeluarkan untuk operasi pembongkaran (meliputi sewa alat berat, upah pekerja, dan pemindahan puing) mencapai angka Rp 250 Juta. keputusan pembongkaran ini tak lepas dari trauma akibat insiden yang terjadi beberapa bulan sebelumnya.

Warga memahami bahwa kerusakan akibat penjarahan pada akhir Agustus 2025 lalu sangat parah, sehingga rekonstruksi total adalah pilihan yang paling realistis dan efisien daripada hanya perbaikan sebagian.
Warga mengaku senang karena proses pembongkaran, meskipun menggunakan alat berat (ekskavator), berjalan dengan tertib dan terorganisir tanpa menimbulkan gangguan signifikan terhadap lingkungan sekitar.
Pekerja terlihat menyiramkan air menggunakan selang untuk menekan debu agar tidak menyebar ke jalan dan permukiman warga.
Para pekerja juga aktif mengatur akses keluar masuk truk pengangkut puing.
Dengan dibongkarnya rumah lama, publik kini menantikan seperti apa desain rumah baru yang akan dibangun oleh Ahmad Sahroni di atas lahan bersejarah ini.
#beransur #rumah #ahmadsahroni #dewan #tanjungpriok #jakarta #dibongkar beransur.com
