Beransur, Jakarta, 7 November 2025 — Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta pada Jumat sore (7/11). Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar dan seluruh civitas sekolah, karena suara ledakan terdengar cukup keras hingga radius beberapa ratus meter dari lokasi.

Menurut informasi sementara yang diperoleh mencapai sembilan puluh enam orang saat pascakejadian. Dari jumlah tersebut, sebanyak dua puluh sembilan korban masih harus menjalani perawatan intensif dirumah sakit. Para korban terdiri dari siswa dan staf sekolah yang berada di sekitar lokasi ledakan saat peristiwa terjadi.

Ledakan diketahui terjadi di area kompleks sekolah yang beralamat di Jalan Prihatin Nomor 87, RT 008/02, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Petugas pemadam kebakaran dan tim medis segera tiba di lokasi beberapa menit setelah kejadian dilaporkan.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga telah diterjunkan untuk mengumpulkan bukti dan menganalisis sumber ledakan. Sementara itu, area sekolah telah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekat ke lokasi.

Pihak sekolah bekerja sama dengan aparat keamanan setempat guna memastikan keselamatan seluruh siswa dan staf. Kegiatan belajar mengajar untuk sementara dihentikan hingga kondisi dinyatakan aman.

Menanggapi peristiwa ini, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk F. Paulus segera memberikan keterangan. Dalam kunjungannya, Wamenko Polkam memberikan klarifikasi penting terkait temuan yang sempat membuat khawatir.

“Kami meminta seluruh pihak untuk tidak cepat mengambil kesimpulan bahwa ledakan ini adalah aksi terorisme. Jangan terlalu, namanya masih diselidiki. Ini jumping conclusion bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana.” ujar Lodewijk F. Paulus

Wamenko Polkam juga memastikan temuan benda yang sebelumnya dikabarkan mirip senjata api di lokasi kejadian. Tapi ternyata senjata mainan. Setelah kami cek itu senjata mainan, bukan senjata benaran. tegasnya.

Menurut keterangan Wamenko Polkam, ledakan terjadi sebanyak dua kali, yakni di bagian belakang sekolah dan satu lagi di dekat pintu masjid/musala sekolah. Pemerintah daerah telah berjanji untuk memberikan dukungan dan bantuan medis penuh bagi para korban yang terdampak.

Warga sekitar diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (hoaks) yang dapat menimbulkan kepanikan , sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

#beransur #ledakan #SMAN72Jakarta #jumat #masjid #jakarta #kelapagading #jakartautara #prihatin beransur.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *