Beransur, Sidoarjo 1 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sigap mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk mendukung proses evakuasi korban ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Salah satu fokus utama adalah memastikan ketersediaan logistik bagi tim evakuasi dan warga terdampak.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyatakan bahwa Pemkab telah membuka dapur umum yang direncanakan akan menyediakan hingga 1.500 porsi makanan.

Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk, Puluhan Santri Tertimpa Reruntuhan

Dukungan Logistik, Medis, dan Biaya Pengobatan

Subandi menambahkan bahwa selain dukungan logistik makanan yang telah disalurkan melalui dapur umum, dukungan medis juga sudah dipersiapkan di lokasi.

“Dapur umum yang telah dibuka akan menyediakan 1.500 porsi makanan,” ujar Subandi, pada Selasa, 30 September 2025.

Lebih lanjut, Subandi memberikan ketenangan bagi keluarga korban terkait biaya pengobatan. Ia memastikan bahwa biaya perawatan akan ditanggung bersama, tergantung pada fasilitas kesehatan yang digunakan:

Jika korban dirawat di rumah sakit swasta, biayanya akan dicover oleh provinsi.

Jika korban dirawat di rumah sakit kabupaten, biayanya akan dicover oleh Pemkab Sidoarjo.

Evakuasi Berlangsung Nonstop

Subandi juga menegaskan bahwa tim gabungan akan terus bekerja sama dalam proses evakuasi korban. Ia berharap evakuasi dapat diselesaikan secepatnya agar para korban bisa segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Pemkab juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk penanganan musibah ini.

Proses evakuasi sendiri telah berlangsung tanpa henti sejak Senin, 29 September 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Sidoarjo dan seluruh relawan bahu membahu menggunakan berbagai peralatan untuk mengeluarkan korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan musala tersebut.

#beransur #evakuasi #pesantren #bangunan #ambruk #masjid #Al-khoziny #sidoarjo #buduran #jawatimur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *